Otoritas India Mengklaim Vaksinasi Covid-19 Terbesar Dunia

Otoritas India Mengklaim Vaksinasi Covid-19 Terbesar Dunia

Staf rumah sakit pemerintah Sinagar India jalani vaksinasi Covid-19. (foto - Associated Press)

New Delhi  -  India  memulai  program  vaksinasi  Corona  (Covid-19)  secara  massal  kepada  warganya  melalui  aksi yang disebut sebagai program vaksinasi terbesar di dunia.

Dilansir The Independent, Senin (18/1/2021) Perdana Menteri Narendra Modi meresmikan program vaksinasi akhir pekan, untuk memulai proses pemberian vaksin di lebih dari 3.006 pusat kesehatan di seluruh negara bagian dan wilayah persatuan.

Suntikan pertama diberikan kepada petugas kesehatan bernama Manish Kumar, yang bekerja di rumah sakit All India Institute of Medical Science (AIIMS). Kumar yang bekerja sebagai petugas sanitasi di AIIMS, mengaku tidak ragu untuk mendapatkan vaksin.

"Sekarang saya tidak ragu lagi tentang vaksin tersebut. Setiap orang harus di-inokulasi," kata Kumar. Pemerintah India sendiri telah menyetujui penggunaan dua kandidat vaksin awal bulan in. Antara lain vaksin Oxford-AstraZeneca yang diproduksi dengan nama 'Covidhield' di negara itu dan vaksin 'Covaxin' yang dikembangkan sendiri oleh Bharat Biotech.

Namun muncul kontroversi terhadap Covaxin, karena kurangnya data uji coba fase tiga yang dipublikasikan. Dari 81 lokasi vaksinasi di Ibukota Delhi, Covishield dikelola di 75 pusat kesehatan sedangkan enam tempat lainnya diberikan Covaxin buatan lokal.

Para tenaga kesehatan India memulai jalani vaksinasi Covid-19. (foto - Getty Images)

 

Berdasarkan aturan pemerintah India saat ini, penerima vaksin tak bisa membuat pilihan di antara dua vaksin yang akan mereka terima. Rencananya untuk fase pertama, pemerintah India akan melakukan vaksinasi untuk menjangkau 300 juta pekerja, yang menjadi garda terdepan di seluruh wilayah negara.

Termasuk juga kepada sekitar 30 juta dokter dan perawat. Sementara untuk fase kedua akan mencakup 270 juta warga dengan usia 50 tahun ke atas, dan mereka yang termasuk dalam kategori rentan.

Seperti diketahui, India memiliki rekam jejak yang panjang dalam bidang farmasi dan diperkirakan memproduksi 60 persen vaksin dunia. Negara di Asia Selatan itu juga memiliki sejarah sukses dalam memberantas cacar dan polio, dan telah mengembangkan kapasitas itu selama pandemi.

Negara tersebut telah melaporkan sebanyak 10,5 juta kasus infeksi Covid-19 hingga saat ini, atau terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Lebih dari 150 ribu orang telah meninggal di dunia akibat Covid-19. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,