Ditinggal Suami, Perempuan di Tasik Diperkosa Ayah Kandung

 Ditinggal Suami, Perempuan di Tasik Diperkosa Ayah Kandung

Terduga pelaku pemerkosaan anak kandung saat diperiksa di Polsek Cisayong Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Korban dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri sudah memiliki suami dan seorang anak. Namun, korban ditinggal suaminya sejak Mei 2020.

"Korban ibu rumah tangga (IRT) dengan satu anak. Namun, suaminya pergi dan hingga saat ini tak pernah kembali," ujar Kapolsek Cisayong AKP Ajat Sudrajat, Minggu (24/1/2021).

Peristiwa dugaan perkosaan menurut AKP Ajat, terjadi di rumah pelaku di Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya. Terduga pelaku berinisial OS (50), seorang duda karena istrinya meninggal sejak Mei 2020.

"Terduga pelaku mengancam korban akan dicekik jika tidak mau melayani. Karena takut dan tak berdaya, korban pun akhirnya terpaksa melayani bapaknya," katanya. Perbuatan terduga pelaku dilakukan sejak istrinya meninggal pada Mei 2020 hingga Januari 2021. "Korban pun saat ini sedang mengandung dua bulan," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya seorang ayah di Sukahening Tasikmalaya tega mencabuli anak kandungnya hingga hamil dua bulan. Perbuatan bejat OS tersebut dilakukan di rumahnya sejak Mei 2020 hingga Januari 2021.

AKP Ajat mengatakan, pihaknya mendapat laporan adanya dugaan tindak pidana persetubuhan dengan ancaman, yang diduga dilakukan seorang ayah kandung terhadap anaknya di wilayah Kecamatan Sukahening. Pihaknya langsung bergerak ke lokasi, dan mengamankan terduga pelaku.

"Kami amankan terduga pelaku di rumahnya," ujar Ajat. Dari laporan yang diterimanya, terduga pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban yang merupakan anak kandungnya dengan ancaman. "Korban takut kalau tidak mau melayani diancam akan dicekik," tegasnya.

Ia menambahkan, karena tentang pidana persetubuhan dan perlindungan anak dan perempuan, pihaknya melimpahkan kasus tersebut ke unit perlindungan perempuan dan anak Satreskrim Polresta Tasikmalaya.

"Kami antarkan korban untuk membuat laporan di Polresta Tasikmalaya. Sedangkan terduga pelaku kami serahkan ke Satreskrim untuk penanganan lebih lanjut," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,