Perempuan Mesum di Halte Senen Dijerat Pasal Asusila

Perempuan Mesum di Halte Senen Dijerat Pasal Asusila

Lokasi halte bus Senen Jakpus yang dijadikan tempat mesum. (foto - ist)

Jakarta - Perempuan pelaku mesum dengan pria di halte bus Senen Jakarta Pusat berinisial MA (21) dijerat pasal asusila. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Senen.

"Belum dilakukan penahanan, dia masih menjalani pemeriksaan di Polsek Senen," kata Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono, Senin (25/1/2021).

Diketahui, MA sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Meski begitu, Ewo belum memastikan apakah selanjutnya MA akan ditahan. "Sudah jadi tersangka. Tersangka kan tidak harus ditahan," katanya.

Dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Ewo menyebutkan, pelaku dijerat Pasal 281 ayat (1) KUHP.  Bunyi Pasal 281 ayat (1) KUHP sebagai berikut: "Barang siapa dengan sengaja dan terbuka melanggar kesusilaan diancam dengan pidana paling lama 2 tahun 8 bulan penjara atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah".

Polisi menyatakan, MA bukan seorang pekerja seks komersial (PSK). Meski begitu, ia mengaku menerima uang dari si pria. "Ya, wanita itu mendapat imbalan sekitar Rp 22 ribu. Uangnya digunakan untuk jajan," katanya.

Dalam kesempatan sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin mengatakan, MA bertemu dengan pelaku pria di halte tersebut. Pelaku pria kemudian mengajaknya untuk berbuat asusila.

"Jadi si terduga tersangka perempuan itu sering duduk-duduk di sekitar situ. Pria itu sepertinya menurut pengakuan dia, juga sering lewat di sekitar situ yang akhirnya diajak ntuk melakukan perbuatan mesum (oral)," tegas Burhanuddin. (Jr.)**

.

Tags:,