Pesta Seks di Tengah Wabah Corona di Paris Digerebek Polisi

Pesta Seks di Tengah Wabah Corona di Paris Digerebek Polisi

Penggerebekan lokasi pesta seks di tengah pandemi Corona di Paris. (foto - BFNTV)

Paris  -  Sedikitnya  81  orang  yang  terlibat  dalam  pesta  seks  yang  berlangsung  di  sebuah  gudang  di  Collegian  Paris diamankan pihak kepolisian. Polisi menggerebek lokasi setelah mendapat laporan dari penduduk setempat.

Petugas kepolisian tiba di lokasi pesta seks tersebut sekitar pukul 09.00 malam. Mereka menemukan 11 orang di area tempat parkir dan dikenakan denda sebesar € 135 atau sekitar 2,2 juta rupiah, karena melanggar peraturan jam malam.

Dilansir The Independent, Jumat (5/2/2021) seperti yang diketahui, dalam upaya mengatasi penyebaran Corona, Perancis memberlakukan peraturan jam malam. Pihak pemerintah membatasi pergerakan warganya mulai dari pukul 6 sore hingga 6 pagi.

Pada pukul 11 malam, akhirnya petugas diberikan izin resmi untuk bisa masuk ke gudang tempat pesta seks diadakan. Dari izin resmi tersebut, polisi diberi kewenangan untuk menyita berbagai peralatan pesta dan juga minuman beralkohol.

Sebanyak 81 orang yang berada di pesta seks tersebut dikenakan denda karena melanggar peraturan jam malam. Tiga orang di antaranya yang diduga terlibat dalam penyelenggaraan 'pesta libertine' juga dibawa untuk diinterogasi.

"Acara tersebut melanggar jam malam, tidam menggunakan masker dan tanpa jarak sosial," kata tim penyidik. "Mereka yang terlibat dalam partai libertine juga diamankan dan tidak melakukan perlawanan terhadap polisi," lanjutnya.

Kasus tersebut menjadi cerita baru terkait pesta yang terjadi di Eropa, selama kebijakan lockdown diberlakukan.

Sebelumnya, di bulan Desember 2020, polisi Belgia juga mengamankan 52 orang yang terlibat dalam pesta, yang diselenggarakan di sebuah rumah yang berdekatan dengan klinik pasien Covid-19. (Jr.)**

 

.

Categories:Internasional,
Tags:,