Marshanda Jadi Saksi di Sidang KDRT Arya Terhadap Kareen

Marshanda Jadi Saksi di Sidang KDRT Arya Terhadap Kareen

Marshanda jadi saksi kasus Arya Claproth dan mantan istrinya Kareen Pooroe di PN Bandung. (foto - ist)

Bandung  -  Marshanda  hadir  sebagai  saksi  pada  sidang  kasus  dugaan  kekerasan  dalam  rumah  tangga  (KDRT)  yang dilakukan Arya Claproth terhadap mantan istrinya, Kareen Pooroe. Marshanda pun mengungkap kedekatannya dengan Arya dan Karen.

Berawal dari laporan Kareen Pooroe terhadap Arya ke kepolisian hingga akhirnya masuk ke meja persidangan. Di depan majelis hakim, Marshanda yang mengenakan blazer ungu menceritakan hubungannya dengan Arya maupun Karen.

Marshanda pun mengaku sudah mengenal Arya sejak masih anak-anak. "Saya mengenal saudara terdakwa saat saya masih berusia sembilan tahun," sebut Marshanda dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (16/2/2021).

Ia menceritakan perkenalannya dengan Arya dilakukan ketika dia dan orangtuanya datang ke kediaman Arya. Saat itu, orangtuanya meminta dukungan kepada ayah Arya, Richard Claproth untuk berkarir di dunia seni.

Sementara Richard Claproth sendiri menurut Marshanda sudah menjalani dunia seni saat itu. "Saat itu, ingin berkonsultasi dengan ayah terdakwa, bagaimana caranya mensupport ke dunia seni. Sebab saya ingin jadi penyanyi dan pemain film," ungkap Marshanda.

Namun, hubungan Marshanda dengan keluarga Arya pun sempat terputus lantaran Richard pindah ke Amerika Serikat untuk berkarir di sana. Namun, pada tahun 2015, ia kembali bertemu lagi dengan Arya.

Alhasil, Marshanda pun mulai mengenal Kareen Pooroe. Perkenalan dengan penyanyi jebolan Indonesia Idol itu dilakukan, saat dia datang ke rumah Arya. Ketika itu, Arya mengenalkan Karen kepada Marshanda.

"Suatu hari main ke sana (rumah Richard Claproth), ada terdakwa (Arya Claproth) juga main ke sana membawa pelapor (Kareen Pooroe). Dia Memperkenalkan kepada saya sebagai istrinya," katanya.

Marshanda di Pengadilan Negeri Bandung.

Dari pertemuan itu Marshanda mengaku sangat dekat dengan Karen. Bahkan, Kareen sempat menjadi manajer Marshanda. "Dekat sekali sih dulu. Saya dengan pelapor sering cerita seperti sahabat. Dulu ada hubungan profesional, pelapor menjadi manajer saya," aku Marshanda.

Seperti diketahui, sebelumnya Kareen Pooroe melaporkan Arya Satria Claproth ke Polrestabes Bandung Maret 2020 lalu, dengan dugaan melakukan KDRT. Polisi menyebut, KDRT yang dialami penyanyi jebolan Indonesian Idol itu berupa kekerasan verbal seperti intimidasi dan ancaman.

Penetapan Arya Satria Claproth sebagai tersangka berdasarkan keterangan ahli dan bukti rekaman video, saat Arya mengucapkan kata-kata kasar kepada istrinya, Kareen Pooroe. Keributan yang terekam video itu terjadi pada 8 September 2019. Polisi juga telah mendapatkan hasil visum psikiatrikum dari korban.

Menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, dari hasil pemeriksaan saksi hingga psikiater, tersangka melakukan tindakan kekerasan secara verbal terhadap korban (pelapor). Ada 5 saksi yang diperiksa polisi. "Korban kerap mendapatkan perlakuan kasar, berupa kata-kata," kata Ulung.

Perlakukan kasar tersangka kepada korban, karena menduga pelapor melakukan perselingkuhan. Barang bukti tersangka yakni rekaman video yang direkam asisten rumah tangga keduanya, saat tersangka tengah bertengkar dengan pelapor.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri menyebutkan, selain mendapatkan perkataan kasar, mulut korban pun pernah disumpal. Tersangka juga merobek baju korban. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,