Berselingkuh, Wanita Bawa 3 Anak Hukum Diri Bugil di Salju

Berselingkuh, Wanita Bawa 3 Anak Hukum Diri Bugil di Salju

Natalia Vazina bersama anaknya. (foto - The Sun)

Moskow  -  Perempuan  merasa  bersalah  dan  berdosa  setelah  menjadi  pelakor.  Ia  coba  menghukum  dirinya  sendiri dengan berdiam diri di tengah salju tanpa busana. Tindakannya itu menjadi kelewatan karena perempuan asal Rusia itu melibatkan ketiga anaknya.

Natalia Vazina punya hubungan spesial dengan miliuner yang berprofesi sebagai pengusaha berlian, bernama Ilya Klyuev. Natalia dan kekasihnya menjalani hubungan diam-diam karena sang miliuner telah beristri.

Dilansir Daily Star, polisi mengungkap Natalia merasa bersalah menjadi pelakor. Perempuan berusia 33 tahun itu kemudian melakukan tindakan ekstrem, dengan berdiam diri di salju dengan suhu minus 15 derajat.

Ia memaksa ketiga anaknya untuk turut berdiam diri di salju tanpa mengenakan sehelai pakaian. Beruntung, Natalia dan ketiga anaknya ditemukan oleh seorang pria. Kondisi Natalia dan anaknya sudah sekarat. Ketiga anaknya mengalami radang dingin dan hipotermia, bahkan bisa tewas jika tidak segera diselamatkan.

Natalia juga mengalami radang dingin di punggung dan kakinya. Keadaan menyedihkan dialami oleh putra ketiganya, yang masih bayi karena keadaannya sampai koma. Saat ini Natalia dituduh melakukan tindakan pembunuhan terhadap ketiga anaknya.

Dewan pengawasan anak-anak di Rusia Anna Kuznetsova telah menjenguk keluarga tersebut. Ia mengatakan, kondisi paling parah dialami oleh anak tertua Natalia karena berjalan tanpa alas kaki di atas salju.

Meski hidup dalam kemewahan setelah menjadi selingkuhan sang miliuner, tampaknya Natalia tidak bahagia dan justru merasa berdosa. Dua anak terakhir Natalia adalah hasil dari perbuatannya dengan sang miliuner.

Pria 43 tahun itu kabarnya sangat kaget atas tindakan yang dilakukan oleh selingkuhannya itu. Ilya Klyuev pun ingin mengambil hak asuh anak-anaknya, termasuk putra tertua Natalia dari pernikahan sebelumnya. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,