Bule Terjaring Sidak Prokes di Bali, Denda pun Tidak Dibayar

Bule Terjaring Sidak Prokes di Bali, Denda pun Tidak Dibayar

Wisatawan asing langgar prokes di kawasan wisata Bali. (foto - Satpol PP Bali)

Denpasar - Satpol PP di Bali menggelar operasi yustisi dengan menjaring wisatawan asing karena abai prokes. Sebagian dari mereka pun tak bisa bayar denda.

Tim Yustisi Provinsi Bali berhasil menjaring sebanyak 12 orang pelanggar protokol kesehatan, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) saat melakukan penegakan peraturan di kawasan wisata Seminyak Kabupaten Badung.

"Dari 12 orang pelanggar prokes pada Minggu 21 Maret, terdiri atas sembilan WNA dan tiga WNI," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi di Denpasar, Selasa (23/3/2021).

Tim Yustisi Provinsi Bali yang melakukan penegakan terhadap Pergub Bali No. 10 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, merupakan tim gabungan Satpol PP Provinsi Bali, TNI, Polda Bali, Poltabes Denpasar, Imigrasi serta Satpol PP Kabupaten Badung.

Menurut Dewa, pelaksanaan implementasi dari Pergub Bali 10/2021 dan Surat Edaran Gubernur Bali No. 06 Tahun 2021, tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Desa/Kelurahan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali sudah dijalankan dengan baik.

Meski demikian menurutnya, masih ada warga yang membandel. Bahkan, dilakukan oleh WNA yang seharusnya tunduk dan mengikuti aturan di mana mereka berada.

"Kami melihat seluruhnya sudah tertib meski masih ada yang melakukan pelanggaran, sehingga langsung kami lakukan penindakan baik secara sanksi administrasi maupun teguran," katanya didampingi Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali I Komang Kusuma Edi.

Dari hasil penindakan, ada dua orang WNA dikenai sanksi denda administrasi sebesar Rp 1 juta. Kemudian seorang WNI dikenai denda administrasi sebesar Rp 100 ribu.

"Pelanggar yang tidak bisa bayar denda administratif diberikan surat panggilan empat orang. Terdiri atas tiga WNA dan satu WNI serta lima orang diberikan teguran, karena pemakaian masker tidak baik dan benar," tegasnya.

Diharapkan, masyarakat Bali bisa mematuhi peraturan pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19, agar situasi bisa segera kembali pulih dan normal. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,