Minyak Wangi Masuk Komponen KHL

Minyak Wangi Masuk Komponen KHL

Massa buruh saat menggelar aksi demo di depan Gedung Sate, Kota Bandung. (Foto : CikalNews/ADE)

Bandung – Selain menuntut agar Gubernur Jawa Barat merevisi UMK 2015, para buruh juga mendesak agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mau merubah komponen KHL (Kebutuhan Hidup Layak) dari 60 komponen menjadi 86 komponen. Penambahan komponen dalam survei KHL meliputi  minyak wangi, dan juga televisi atau alat hiburan.
 
Menurut pengakuan aktifis buruh, Roy Jinto, saat ini kebutuhan seperti minyak wangi dan perawatan tubuh sudah termasuk kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk juga alat hiburan seperti televisi.
 
“Jadi ini harus dimasukkan dalam komponen KHL saat survei KHL dilakukan. Berkat perkembangan zaman dan kemajuan teknologi wajar jika komponen KHL setiap tahunnya bisa bertambah,” aku Roy Jinto saat ditemui di sekitar Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (11/12/2014).
 
Roy Jinto menambahkan, komponen tambahan dalam KHL itu memang saat ini menjadi suatu kebutuhan sehari-hari. Jadi wajar jika item tersebut dimasukkan dalam komponen survei KHL.
 
“Seperti kosmetik dan perawatan tubuh itulah yang diharapkan para buruh perempuan, agar item itu dimasukkan ke dalam komponen KHL. Survei komponen KHL tidak cukup hanya 60 item, tetapi sekarang berkembang menjadi 86 item,” tambahnya. (AY)
 
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,

terkait

    Tidak ada artikel terkait