Lampaui Brasil, Kasus Harian Covid-19 India hampir 169 Ribu

Lampaui Brasil, Kasus Harian Covid-19 India hampir 169 Ribu

Mandi ritual umat Hindu di Sungai Gangga. (foto - Getty Images)

New Delhi  -  India  laporkan  rekor  tertinggi  kasus  harian  Corona  (Covid-19)  mencapai  168.912  kasus,  Senin  12 April 2021. Hal itu terjadi saat kekhawatiran memburuknya wabah terkait ratusan ribu umat Hindu berkumpul untuk mandi ritual di sungai Gangga.

Saat ini India menyumbang satu dari setiap enam infeksi harian di seluruh dunia. Temuan kasus harian itu melampaui Brasil, dengan penghitungan keseluruhan 13,53 juta. Hal itu berdasarkan data yang menempatkan India di urutan kedua setelah Amerika Serikat, dengan 31,2 juta kasus infeksi.

Dilansir Reuters, Senin (12/4/2021) menurut para ahli pembukaan penuh sektor perekonomian India setelah lockdown total tahun lalu, festival keagamaan massal dan demonstrasi politik di negara bagian yang mengadakan pemilu, telah memperburuk gelombang kedua infeksi.

Di Kota Haridwar misalnya, hampir 1 juta umat Hindu memadati tepi Sungai Gangga untuk mengikuti 'Kumbh Mela' atau festival kendi selama berbulan-bulan, dengan risiko lonjakan paparan virus Corona.
"Kerumunan tak terelakan lagi, polisi terus-menerus mengimbau orang-orang untuk menjaga jarak sosial," kata pejabat polisi Sanjay Gunjyal.

Sejumlah orang tak mengenakan masker saat mereka berdesak-desakan untuk berenang pada hari yang dianggap menguntungkan dalam kalender Hindu itu. Pihak berwenang telah mewajibkan tes Covid-19 bagi mereka yang memasuki daerah itu, petugas berjuang untuk menahan kerumunan.

Pada bulan ini, pemilihan juga dijadwalkan berlangsung di empat negara bagian, di mana Perdana Menteri Narendra Modi akan melakukan perjalanan ke negara bagian timur West Bengal untuk menghadiri kampanye yang akan menarik ribuan orang.

"Dengan 1,2 juta kasus aktif dan jumlah harian mencapai 200.000 kasus, sangat aneh untuk mengadakan kampanye dan Kumbh Mela penuh," sebut pengamat politik, Shekhar Gupta dalam sebuah unggahan Twitter.

"Ini akan menyebarkan virus lebih dalam ke desa-desa dan kota kecil. Ini adalah bencana yang kami hindari dengan lockdown yang melumpuhkan di gelombang pertama. Sekarang kami mengundangnya kembali".

Kasus kematian dalam semalam mencapai 904 oang merupakan yang tertinggi sejak 18 Oktober, sehingga total kematian menjadi 170.179 orang. Para pejabat di negara bagian Maharashtra yang paling parah terkena dampak menyatakan, mereka sedang mempertimbangkan lockdown yang lebih luas.

Maharashtra mencatat 63.294 infeksi baru pada Minggu. India telah menyuntikkan lebih dari 100 juta dosis sejak pertengahan Januari, angka tertinggi setelah Amerika Serikat dan Cina. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,