'Kelas Orgasme' di Kawasan Ubud Kembali Gegerkan Warga

'Kelas Orgasme' di Kawasan Ubud Kembali Gegerkan Warga

Lokasi yang diduga bekal dilaksanakannya 'Kelas Orgasme' kawasan Ubud Bali. (foto - ist)

Gianyar  -  Masyarakat  kembali digegerkan  atas  penawaran  kegiatan  "kelas  orgasme"  di  kawasan  Ubud  Kabupaten Gianyar Bali. Acara itu ditawarkan melalui situs eventbrite.com dengan tagline 'Tantric Full Body Orgasm'.

'Kelas orgasme' itu menawarkan harga sebesar 20 euro yang bakal dilaksanakan, pada 8 Mei 2021 dari pukul 10.00 - 18.00 Wita. Sejauh ini belum diketahui identitas penyelenggara 'kelas orgasme' tesebut.

Namun demikian, dari informasi yang beredar di media sosial, acara itu bakal dilaksanakan di Karma House Tattoos, tepatnya di Jalan Penestanan Nomor 8 Kecamatan Ubud kabupaten Gianyar Bali.

Dalam penawaran yang ditulis melalui situs tersebut, kelas orgasme itu juga bakal dibuatkan video. Video yang dibuat akan digunakan untuk memasarkan acara tersebut di kawasan Eropa. Di situs itu disebutkan, acara diselenggarakan oleh Intimacy Unleashed yang pengelolanya mempunyai akun Instagram @intimacyunleashed.

Kepala Sub Bagian Humas Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali I Putu Surya Dharma menyatakan, pihaknya bakal menyampaikan hal itu kepada imigrasi.

"Kita sampaikan kepada pihak imigrasi dulu," kata Surya Dharma kepada wartawan, Kamis (6/5/2021). Sejauh ini, Surya pun belum menjelaskan lebih lanjut langkah yang bakal dilakukan pihaknya terkait kembali ada 'kelas orgasme' tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya pada Maret lalu warga negara asing (WNA) berkebangsaan Australia bernama Andrew Barnes juga berencana menggelar bisnis 'kelas orgasme' di Bali. Praktik itu dilaksanakan di Vila Suara Sidhi, yang berlokasi di Desa Lod Tunduh Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar.

Acara tersebut memasang tarif kepada peserta sebanyak sebesar 600 dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp 8 juta. Namun demikian, akhirnya kegiatan tersebut dibatalkan karena sudah menjadi sorotan publik. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,