40 Ribu orang Serbu Festival Musik Latitude di Henham Park

40 Ribu orang Serbu Festival Musik Latitude di Henham Park

Festival musik di Henham Park Southwold Inggris pada 22-25 Juli 2021. (foto - Associated Press)

Southwold  -  Puluhan ribu orang  serbu  Festival  Musik  Latitude  yang  berlangsung  di Henham  Park  Inggris, pada 22-25 Juli 2021. Tak ada aturan masker maupun jaga jarak, namun pengunjung diwajibkan menunjukkan bukti, mereka telah divaksin sebanyak dua kali dan dinyatakan negatif Covid-19.

Setelah pencabutan pembatasan Corona (Covid-19) di awal pekan ini, ribuan warga Inggris berbondong-bondong mendatangi festival musik Latitude. Festival Latitude berlangsung selama empat hari lamanya, dan diperkirakan akan menggaet hingga 40 ribu penonton.

Festival tersebut menjadi kerumunan masyarakat terbesar yang terjadi tengah peningkatan kasus Covid-19 Inggris. Panitia acara hanya memberi izin masuk bagi mereka yang sudah divaksinasi dua dosis, atau yang membawa surat hasil tes Covid-19 negatif.

"Sepertinya saya hanya bisa mengatakan, ‘Jika tidak sekarang, kapan lagi kita akan mulai bangkit?’" kata seorang penonton, Katy McKenna.

"Banyak dari kami yang telah, setidaknya menerima satu dosis vaksin, jadi kita semua siap untuk kembali ke kehidupan. Para penampil pun sudah libur setahun belakangan, mereka berhak untuk tampil di sebuah festival," katanya.

Dilansir Reuters, sebagai sebuah acara uji coba pemerintah Inggris (government test event), festival itu dilaksanakan tanpa kebijakan jaga jarak atau pun penggunaan masker. Government test event sebuah uji coba untuk melihat, bagaimana perkumpulan besar bisa dilakukan dengan cara yang aman dan dengan mengurangi risiko penyebaran virus corona secara masif.

Salah satu upaya mitigasi pencegahan penyebaran Covid-19, yakni dengan penggunaan tenda terbuka dan memasang mesin air purifier di sejumlah titik. "Seluruh rencana terlaksana dengan baik. Warga mati-matian ingin datang, tampil, bekerja dan benar-benar bebas di ruang terbuka untuk menikmatinya. Itulah yang kami lakukan di sini," sebut pendiri Festival Latitude, Melvin Benn.

Seperti diketahui, Inggris telah mencabut seluruh kebijakan pembatasan ketatnya, sejak Senin 19 Juli 2021. Warga menganugerahi dengan nama "Hari Kebebasan" atau "Freedom Day". Namun, acara besar tanpa prokea yang ketat tentu mengkhawatirkan, terlebih tren kasus dan kematian akibat Covid-19 Inggris tengah meningkat.

Berdasarkan inforjmasi dari coronavirus.data.gov.uk, kasus corona bertambah hingga 325.223 kasus pada periode 16 - 22 Juli. Angka tersebut bertambah 63.391 infeksi, atau 24,2 persen dari pekan sebelumnya.

Sementara kasus kematian akibat Corona melonjak dalam sepekan terakhir. Tren peningkatannya mencapai 50,6 persen dibanding pekan lalu. Tercatat, pada periode 16-22 Juli ada 387 pasien meninggal dunia. Ini bertambah 130 jiwa dari pekan lalu. (Jr.)**

.

Categories:Musik,
Tags:,