Janda di Jambi Dibunuh, Mulut pun Disumpal Celana Dalam

Janda di Jambi Dibunuh, Mulut pun Disumpal Celana Dalam

Evakuasi jasad janda di kebun karet Desa Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo Jambi. (foto - ist)

Tebo  -  Jasad  seorang  janda  dalam  kondisi  setengah  telanjang  dengan  tangan  terikat  dan  mulut  tersumpal  celana dalam ditemukan di kebun karet Dusun Sungai Bekaruk Desa Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo Jambi, pada Selasa 27 Juli malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Diketahui, jasad tersebut bernama Arbaiah (35), warga Dusun Teluk Betung 2 Desa Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo. Diduga, perempuan tersebut jadi korban pembunuhan. Kapolres Tebo, AKBP Gunawan Trilaksono melalui Kasat Reskrim AKP Mahara Tua Siregar, membenarkan atas kejadian penemuan mayat itu.

Berdasarkan informasi, tewasnya korban diketahui setelah pihak keluarga kehilangan dan saat mencari akhirnya menemukan korban tewas mengenaskan di tumpukan ranting kebun sawit. Keluarga kemudian langsung melapor ke Polres Tebo.

Kasatreskrim Polres Tebo AKP Marhara Tua Siregar, pihaknya langsung menyelidiki kasus itu. "Pada awalnya kita dapat laporan warga ada seorang perempuan meninggal di kebun karet dalam kondisi luka memar di sekujur tubuh," kata Marhara, Rabu 28 Juli 2021.

Saat korban dibawa ke Puskesmas Rimbo Bujang dan dari hasil visum, terlihat perut korban luka memar juga sekujur tubuh luka lebam baik itu tangan kiri, telinga kanan dan punggung. Namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan jenazah korban langsung dimakamkan.

Menurut Marhara, dari hasil penyelidikan oleh tim Satreskrim Polres, tersangka pembunuh ditangkap di rumahnya Km 06 Desa Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir Tebo, pada Rabu 28 sekitar pukul 15.00 WIB. Tersangka pelaku langsung dibawa ke Polres untuk diperiksa intensif.

Pihak Polres mengamankan sejumlah barang bukti pelaku seperti satu unit motor milik korban, satu buah tas berisi pakaian milik korban lalu satu pasang baju dan celana milik pelaku yang digunakan saat kejadian. "Pelaku diperiksa intensif dan atas perbuatannya terancam hukuman di atas 10 tahun penjara," katanya.

Diketahui, Arbaiah merupakan buruh harian lepas di PT Wanamukti Wisesa Jambi. Korban tewas setelah dianiaya tersangka pelaku Isdianto (23), warga jalan Tulang Bawang Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

Marhara menjelaskan, saat sebelum dibunuh korban pada Selasa pagi pergi bekerja ke PT Wanamukti Wisesa, dengan mengendarai motor Revo sendirian. Namun saat sampai di perusahaan, korban batal bekerja karena ada karyawan meninggal dunia. Namun sampai jelang Maghrib, korban belum juga pulang ke rumah.

"Pihak keluarga korban lantas mencari keberadaan korban, namun sontak terkejut melihat korban meninggal di kebun dalam kondisi luka di sekujur tubuh korban setelah itu. Pihak keluarga langsung melapor ke pihak kepolisian," tegas Marhara.

Saat polisi ke lokasi kejadian, terlihat korban dikelilingi ranting tangan korban terikat tali karet benen. Terdapat luka dan lebam di sekujur tubuh. Sementara barang bukti korban di lokasi kejadian diamankan yakni satu buah tali karet benen pengikat tangan korban, satu helai celana dalam wanita warna putih.

Selain itu, atu helai baju kaus, satu helai kaus kaki, satu helai kemeja lengan panjang warna abu-abu, satu helai baju kaus dalam warna oranye dan beberapa ranting tumbuhan untuk menimbun korban dan satu batang kayu diduga untuk korban.

"Saat kejadian kita langsung menyelidiki pelaku dan diketahui ciri-ciri pelaku. Pihak Polres Tebo langsung menangkap pelaku di rumahnya setelah itu langsung dibawa ke Polres, dan atas perbuatan pelaku terancam di atas 10 tahun penjara," katanya. (Jr.)**

.

Tags:,