Menyerah, Kafe & Restoran Bandung Kibarkan Bendera Putih

Menyerah, Kafe & Restoran Bandung Kibarkan Bendera Putih

Kafe dan restoran di Bandung dan Jabar kibarkan bendera putih. (foto - ist)

Bandung  -  Para  pelaku  usaha kuliner  di wilayah  Kota  Bandung  akhirnya  menyerah.  Sejumlah  kafe  dan restoran pun mengibarkan bendera putih. Pasalnya, pandemi Covid-19 hingga PPKM yang terus diperpanjang membuat sektor usaha kian terpuruk.

"Pandemi selama 17 bulan benar-benar telah meluluh-lantahkan sektor usaha kafe dan restoran. Berbagai upaya telah dilakukan untuk bisa bertahan, namun apa daya satu persatu bahkan sudah puluhan pengusaha di Jabar tutup dengan rugi besar," sebut Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Bandung Gan Bondillie, Rabu (28/7/2021).

Menurut Gan, keterpurukan kafe dan restoran menyusul aturan dalam Perwal PPKM darurat di mana kafe dan restoran masih belum diperbolehkan buka dan hanya melayani take away. Sedangkan dalam Perwal, pedagang kaki lima atau warteg masih boleh buka, meski ada pembatasan waktu selama 20 menit.

Sejauh ini katanya, pihak restoran hingga kafe sudah mematuhi aturan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah. Namun, kafe dan restoran masih saja belum difasilitasi dalam aturan perwal tersebut.

"Perwal PPKM tidak berpihak pada kita, meski kita sudah melakukan yang dianjurkan pemerintah. Mulai dari protokol kesehatan yang ketat seperti dibuatkannya tempat cuci tangan, penyediaan handsanitizer, pengecekan suhu tubuh dengan sangat baik, hingga jarak dan kapasitas yang dibatasi," tegas Gan.

"Sekarang saya balik tanya, apakah warung makan PKL melakukannya dengan baik? Bahkan untuk tempat cuci piring mereka tidak proper, dan juga ada yang masih mencuci dalam satu baskom. Itu bukan berarti kami tidak peduli atau tidak pro terhadap PKL, kami tau mereka juga berjualan untuk mencari makan. Hanya aturannya yang kami kritik," katanya.

Menurutnya, berbagai upaya sudah dilakukan oleh para pemilik kafe dan restoran, mulai dari mengirim surat ajakan diskusi hingga upaya lainnya. Namun sejauh ini belum ada respons.

"Seharusnya apa yang sudah kita lakukan pemerintah juga peduli terhadap kita, apa iya sekarang pajak dikurangi, tidak juga kan. kalaupun ada subsidi Rp 1,2 juta untuk UMKM yang kita dapat atau dari hibah lainnya, itu sangat kecil. Karyawan kita yang mendapat pun bisa dihitung, tidak sampai 5 persen," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berencana mengibarkan bendera putih selama dua hari ke depan. Hal itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. "Insya Allah dua hari ke depan 600 restoran dan 500 hotel akan serentak melakukannya, khususnya di Kota Bandung dan Jabar," katanya.

Hal itu seagai tanda protes, kok pemerintah tidak peduli terhadap terhadap sektor ini. Aksi itu juga merupakan aksi solidaritas, di mana teman-teman seperti halnya di Garut misalnya, mereka sudah melakukan hal yang sama. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,