Bareskrim Polri Cecar Yosef, Kasus Pembunuhan Ibu & Anak

Bareskrim Polri Cecar Yosef, Kasus Pembunuhan Ibu & Anak

Yosep (55), suami dari Tuti Suhartini yang ditemukan tewas bersama anak Amelia jalani pemeriksaan di Polres Subang. (foto - tangkap layar)

Subang  -  Polres  Subang  bersama  Polda  Jabar  menggandeng  Bareskrim  Mabes  Polri   saat  melakukan   penyelidikan kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang. Mayat ibu Tuti Suhartini (55) dan anak Amelia Mustika Ratu (23) ditemukan bersimbah darah dalam bagasi mobil Alphard di garasi rumahnya.

"Bareskrim Polri turun tangan untuk membantu penyelidikan kasus pembunuhan tersebut. "Asistensi dari Dittipidum," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Selasa 14 September 2021.

Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi pun membenarkan, pihaknya tengah menyelidiki kasus itu untuk membantu Polda Jabar dan Polres Subang. Pasalnya, peristiwa pembunuhan itu sudah terjadi hampir satu bulan, namun kepolisian tidak kunjung menemukan pelakunya.

"Betul, tim asistensi dari Bareskrim sudah di lokasi untuk membantu melakukan penyelidikan. Termasuk menganalisa semua informasi yang sudah diperoleh oleh Polres Subang dan Polda Jabar," kata Andi.

Dalam melakukan penyelidikan polisi langsung memeriksa Yosef (55) secara maraton untuk mengungkap misteri kasus tersebut. Bagi Yosef, hal itu merupakan pemeriksaan tambahan karena sebelumnya dia sudah beberapa kali diperiksa.

Kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengatakan, pada pemeriksaan tambahan dilakukan oleh penyidik Polres Subang dan anggota dari Bareskrim Mabes Polri. "Polres Subang juga dibantu dari Bareskrim Mabes Polri dan Polda Jabar. Namun, saya enggak tahu ikut juga dalam proses penyidikan ini," kata Rohman.

Menurutnya, pada pemeriksaan tambahan itu kliennya dicecar 16 pertanyaan oleh penyidik. Meski demikian, pihak dari tim kuasa hukum dari Yosef tidak mengetahui lebih lanjut terkait dengan anggota Bareskrim Mabes Polri yang turut memeriksa kliennya itu

"Lebih baik tanyakan kepada penyidik masalah itu. Namun pada saat BAP mereka (anggota Bareskrim Mabes Polri) juga ada. Mereka pun sempat bertanya kepada Pak Yosef," kata Rohman. Sejauh ini, Yosef sudah menjalani pemeriksaan tambahan sembilan kali sejak awal kejadian.

Kapolres Subang AKBP Sumarni saat melihat korban dalam bagasi mobil Alphrad milik korban.

 

Diketahui, Yosef merupakan orang pertama yang melihat jasad Tuti dan Amalia di bagasi mobil. Menurut Rohman, Yosef di antaranya dicecar pertanyaan tentang yayasan yang dimiliki kliennya. "Ada berita acara tambahan, tentang pendirian yayasan dan aktivitas dari klien kami sebelum kejadian serta setelah kejadian," tegas Rohman.

Seperti diketahui, Yosef memiliki yayasan sekolah bernama Bina Prestasi Nasional yang berlokasi di Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang. Penyidik Polres Subang hanya ingin mendalami terkait aset yang dimiliki oleh Yosef, salah satunya kepemilikan dari sekolah yayasan.

Yosef merupakan pemilik, namun ketua yayasan adalah Yoris (34) anak tertua Yosef. Sedangkan Amalia (korban) sebagai bendahara yayasan Bina Prestasi Nasional itu. "Dari BAP kali ini ada pendalaman dari penyidik Polres Subang. Yakni aktivitas sebelum kejadian dan setelah kejadian serta pendalaman terkait kepemilikan yayasan," katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya warga Kabupaten Subang digegerkan dengan temuan mayat ibu dan anak bersimbah darah di dalam bagasi mobil di garasi rumahnya. Polisi memastikan, mayat itu merupakan korban pembunuhan.

Dua jasad ibu dan anak terseut ditemukan di bagasi mobil Alphard di Dusun Ciseuti Desa Jalancagak Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang, pada Rabu 18 Agustus. Identitas keduanya diketahui merupakan Tuti dan anaknya Amelia Mustika Ratu. **

.

Tags:,