RI Terima Lagi Vaksin AstraZeneca - Pfizer dari AS-Perancis

RI Terima Lagi Vaksin AstraZeneca - Pfizer dari AS-Perancis

Vaksin AstraZeneca mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pada Kamis 16 September 2021 malam. (foto - Kominfo)

Jakarta  -  Indonesia  kedatangan  lagi  vaksin  Corona  (Covid-19)  Pfizer  sebanyak  1.755.000  dosis  pada  hari  ini. Jutaan dosis yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta itu merupakan kedatangan vaksin tahap ke-66 di Indonesia, Jumat 17 September 2021.

Sebelumnya, pada Kamis 15 September malam Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-64. Vaksin dalam bentuk jadi produksi AstraZeneca sebanyak 968.360 dosis tersebut, merupakan dukungan pemerintah Perancis melalui fasilitas Covax.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyatakan, vaksin didatangkan melalui skema kerjasama bilateral dose sharing, dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Vaksin Pfizer dialokasikan untuk program vaksinasi nasional yang menyasar 208.265.720 penduduk.

"Alhamdulillah kita telah menerima dukungan dose sharing vaksin Pfizer dari pemerintah AS sebesar 2.632.500 dosis. Masing-masing dikirim dalam dua tahap, yaitu pada 16 September 877.500 dosis, dan pada 17 September 1.755.000 dosis," kata Retno dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Retno menyatakan, kedatangan vaksin hari ini merupakan tambahan bantuan dari AS yang telah berkomitmen untuk memberikan tambahan 4.644.900 dosis vaksin Pfizer kepada pemerintah Indonesia.

Sesuai rencana Indonesia akan kembali kedatangan vaksin Pfizer dari AS yang merupakan tahap ketiga sebesar 1.140.750 dosis, yang akan tiba pada 19 September, dan tahap keempatnya sebesar 871.650 akan tiba 23 September. Indonesia juga telah mendapat hibah vaksin Moderna dari AS sebesar 8.000.160 dosis.

"Maka dukungan dose sharing pemerintah AS yang berarti Moderna dan Pfizer, seluruhnya akan berjumlah 12.645.060 dosis," kata Retno.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan enam merek vaksin, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen, dan Novavax yang akan dipakai dalam program vaksinasi nasional. Sementara untuk vaksin Gotong Royong, merek vaksin yang akan dipakai adalah Sinopharm.

Secara keseluruhan, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 76.583.981 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus Corona. Kemudian ada 43.744.152 orang yang rampung menerima dua dosis suntikan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 36,77 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 21 persen.

Sementara itu, kedatangan vaksin AstraZeneca merupakan pengiriman ke-2 dari total 3 juta komitmen dukungan vaksin dari Pemerintah Perancis. Dengan ketibaan vaksin tersebut, Indonesia telah menerima 1.327.060 dosis vaksin dari Perancis. "Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Perancis atas solidaritas dan dukungan untuk Indonesia selama pandemi," kata Retno.

Duta Besar Perancis untuk Indonesia Olivier Chambard membenarkan, pengiriman vaksin AstraZeneca sebanyak 968 ribu dosis melalui mekanisme Covax itu merupakan lanjutan dari pengiriman pertama, sebanyak 358.000 dosis, yang tiba di Jakarta pada hari jumat 10 September lalu.

Chambard memastikan, ia mendukung fasilitas Covax dalam memberikan akses vaksin kepada negara yang membutuhkan. Pengiriman itu menjadi tanda solidaritas dan persahabatan Perancis terhadap Indonesia. "Bersama, bahu-membahu, kita bisa melawan dan memenangi perjuangan melawan pandemi Covid-19 yang mendunia," katanya. **

.

Categories:Nasional,
Tags:,