Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang diduga 8 Orang

Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang diduga 8 Orang

Empat saksi kunci tinggalkan gedung Satreskrim Polres Subang, Rabu 29 September 2021 malam. (foto - ist)

Subang  -  Sejumlah  pihak  masih  terus  berusaha  untuk  bisa mengungkap  pelaku  yang  tega  membunuh  Tuti (55) dan anaknya Amelia Mustika Ratu (23) di Subang Jawa Barat, pada Rabu 18 Agustus lalu.

Untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis itu kamera CCTV pun digunakan. Sempat muncul adanya bukti dari kamera CCTV, pelaku pembunuhan ibu dan anak di Desa Ciseuti Subang tersebut menaiki mobil Avanza putih dan juga sepeda motor NMax biru.

Sampai akhirnya seorang YouTuber bernama Anjas Maheswara memberikan analisanya, terkait kasus pembunuhan tersebut. Anjaas mengungkapnya lewat sebuah video yang ia unggah di kanal YouTube bernama ‘Anjas di Thailand’ yang diunggah, pada Sabtu 25 September.

Dalam videonya, Anjas melakukan analisa dari sejumlah bukti CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Bandung, saat satu hari sebelum kejadian pembunuhan berlangsung, yakni pada Selasa 17 Agustus.

Anjas mencurigai kendaraan Avanza putih yang diduga kuat sebagai mobil yang dinaiki oleh para pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut. Ia juga meyakini dengan melihat rekaman CCTV itu, polisi sudah mencatat nomor polisi mobil Avanza putih tersebut.

Ada sesutau hal yang janggal, yakni mobil Avanza putih dan sepeda motor NMax warna biru, berjalan beriringan semenjak berada di ruas jalan di wilayah Kota Bandung hingga di ruas jalan sekitar Subang.

Tidak mengherankan jika pada akhirnya polisi memiliki dugaan kuat, dua kendaraan itu sebenarnya memang terlibat dalam kasus pembunuh ibu dan anak di Subang.

Namun, Anjas sedikit kesulitan untuk melakukan analisa karena foto CCTV milik Dishub terdapat angka jam yang tidak sempurna, yakni 2:44.01. "Mungkin ada satu angka lain di depan, yang bisa saja sengaja ditutupi polisi. Ada dua kemungkinan satu angka di depan, yakni 22:44.01 atau 12:44.01," tegas Anjas.

Namun demikian, Anjas memiliki dugaan kuat kalau sebenarnya satu angka yang hilang itu adalah angka dua, sehingga secara keseluruhan foto CCTV tersebut menunjukan pukul 22:44.01.

Anjas Maheswara lakukan analisa kasus pembunuhan Subang. (toto - Youtube)

 

Kesimpulan itu diambil setelah Anjas melihat suasana di jalan masih terlihat ramai kendaraan lalu lalang di dalam foto CCTV. Lalu Anjas mencoba untuk memperkirakan isi penumpang dari mobil Avanza putih itu, ia menyebut sepertinya ada 6 orang di dalamnya.

Sebab, dilihat ada dua orang yang berboncengan motor maka kemungkinan besar di dalam mobil penumpangnya sudah penuh. Dengan begitu Anjas memprediksi, ada 6 orang di dalam mobil Avanza putih dan dua orang di motor NMax biru, sehingga totalnya 8 orang.

Ia juga memberikan analisanya tentang adanya seorang perempuan yang turun dari motor saat membuang bungkusan hitam. Bungkusan itu dibuang ke tempat sampah yang ada di halaman sebuah pencucian mobil di kawasan Subang. Anjas melihat perempuan itu memiliki tubuh yang kurus dan berhijab.

"Kalau dilihat dari gambar yang tidak begitu jelas, wanita itu mengenakan hijab dan bertubuh kurus dengan berat sekitar 45 sampai 50 kilogram, dan tinggi tubuh sekitar 150-an centimeter," katanya.

Diduga, pelakunya juga orang dekat karena dilihat dari tidak adanya pintu rumah yang rusak setelah dibobol dan juga tidak ada perlawanan dari korban. "Jadi kemungkinan besar karena kedua korban sudah mengenal pelaku".

Mengenai kenapa jika orang terdekat, Anjas meyakini pelaku lebih dari satu. Hal itu karena pelaku tidak ingin korban mengenali identitasnya, sehingga meminta bantuan orang lain yang tidak dikenal korban. Pelaku utama membawa pelaku lainnya dengan mobil Avanza putih dan NMax biru.

Anjas menambahkan, ia melihat lelaki yang memboncengi perempuan berhijab di motor NMax dengan mengenakan topi, kaso dan celana jeans memiliki tinggi sekitar 170 centimeter dan berat sekitar 60 kilogram. **

.

Tags:,