Tiga Kafe di Jaksel Dibubarkan Polisi Karena Langgar PPKM

Tiga Kafe di Jaksel Dibubarkan Polisi Karena Langgar PPKM

Polisi bubarkan kerumunan di tiga kafe di wilayah Jaksel karena melanggar PPKM. (foto - poldametrojaya)

Jakarta  -  Kerumunan pengunjung  yang  terjadi  di  tiga  kafe  di  wilayah  Jakarta  Selatan  dibubarkan  aparat  Direktorat  Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Ketiga kafe tersebut beroperasi hingga melampaui jam operasional yang diperkenankan pada pelaksanaan PPKM Level 3.

Berdasarkan keterangan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa, ketiga kafe tersebut yakni Secondfloor Resto and Bar di Kemang, Half Way Bar di Kebayoran Lama serta Kopi Koboy di Jalan Radio Dalam.

"Malam ini kami menemukan ada kerumunan di tiga kafe. Pertama di Secondflor jam 00.30 WIB kita bubarkan, di Halfway sampai pukul 01.00 WIB serta yang paling parah di Kopi Koboy sudah jam 01.30 WIB masih belum bubar," kata Kombes Mukti di Jakarta, Sabtu 2 Oktober 2021.

Razia yang dilakukan pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari tersebut, hanya membubarkan kerumunan pengunjung kafe yang melampaui jam operasional. Namun, tidak menutup sementara ketiga kafe tersebut.

Di Kopi Koboy misalnya, petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyita minuman beralkohol lantaran kafe tersebut tidak memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP MB).

"Kopi Koboy di Radio Dalam, belum punya SIUP MB tapi sudah menjual minuman, itu tidak boleh. Minumannya kami bawa ke kantor lalu kita periksa dan akan kita proses secara hukum. Itu pelanggarannya, tidak boleh menjual miras tanpa izin," katanya.

Mukti menyebutkan, polisi akan terus menggelar operasi serupa setiap hari dan akan memberikan tindakan tegas jika masih ada kafe nakal, yang beroperasi melampaui jam operasional yang diperkenankan pada PPKM.

"Kalau kita analisa dan evaluasi, masih banyak kafe yang sepertinya main 'kucing-kucingan'. Untuk itu, kita akan terus operasi setiap hari," tegasnya. **

.

Categories:Nasional,
Tags:,