Bayi lahir dalam Turkish Airlines dibantu Dokter bedah Saraf

Bayi lahir dalam Turkish Airlines dibantu Dokter bedah Saraf

Bayi Mehdi berfoto bersama kru kabin Turkish Airlines. (foto - Reuters)

Chicago  -  Kendati  sebagai  dokter saraf,  ia  terpaksa  menolong  seorang  ibu  yang  hendak melahirkan  dalam  pesawat. Hal itu terjadi dalam perjalanan Turkish Airlines dari Istanbul menuju Chicago Amerika Serikat, pada pekan ini.

Namun secara tak terduga, seorang ibu yang berasal dari Maroko itu melahirkan anaknya di atas pesawat. Padahal, sebenarnya ia melakukan perjalanan dalam perkiraan dua minggu sebelum kelahirannya.

Namun apa mau dikata, ternyata air ketubannya pecah saat pesawat berada di atas ketinggian 30.000 kaki. Sontak saha saat itu awak kabin pun langsung menanyakan lewat pengeras suara, apa ada dokter yang berada di dalam pesawat.

Beruntung, dr. Feridun Kubily berada di dalam pesawat. Padahal, ia sudah menunda penerbangannya untuk kembali ke Amerika Serikat selama seminggu. Meski begitu, dr. Kubily bukanlah seorang dokter kandungan melainkan ahli bedah saraf di Turki, meski tidak membuka praktik di kampung halamannya.

Setelah mendengar pertanyaan pramugari lewat pengeras suara, dengan cepat ia pun merespon. "Saya sangat senang, semuanya baik-baik saja," aku dr. Kubily seperti dituturkannya kepada Nola.com.

Proses persalinan pun akhirnya berjalan dengan lancar. Sementara tim medis sudah menunggu saat pesawat landing di Bandara Chicago Amerika Serikat. Bayi yang baru lahir dalam pesawat itu diberi nama Mehdi.

Bayi lahir di pesawat bukan menjadi peristiwa baru, pada awal tahun ini seorang penumpang melahirkan anaknya. Ia mengalami persalinan prematur saat penerbangan dari Utah ke Hawaii, dan dibantu oleh tiga perawat NICU yang kebetulan ada di pesawat.

Sementara pada tahun lalu Oktober 2020, seorang perempuan melahirkan di pesawat dalam perjalanan dari Delhi ke Bangalore. Sebelumnya juga pada November 2019, penumpang melahirkan dalam perjalanan menuju Carolina Utara dari Florida. **

.

Categories:Unik,
Tags:,