Corona Mengganas, Turki Pecah Rekor 30 Ribu Kasus Sehari

Corona Mengganas, Turki Pecah Rekor 30 Ribu Kasus Sehari

Penyebaran virus Corona di Turki mengganas. (foto - Property Turkey)

Ankara  -  Sebaran  Corona  virus  di  Turki  mengganas  hingga  pecahkan  rekor dengan  penambahan  sebanyak 30  ribu kasus dalam sehari. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Turki melaporkan, 30.438 kasus baru Corona pada Rabu 6 Oktobern.

Dilansir Reuters, Kamis 7 Oktober 2021, dengan tambahan kasus lebih dari 30 ribu tersebut merupakan rekor kasus harian tertinggi sejak 30 April lalu. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 236 orang.

Berdasarkan data global, kasus harian di Turki meningkat lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara di kawasan tersebut. Peningkatan terjadi selama sebulan terakhir.

Namun demikian, Turki unggul dalam melaksanakan program vaksinasi. Tingkat vaksinasi negara berdasarkan populasi di Turki, ternyata lebih tinggi daripada negara tetangganya.

Sementara itu, peningkatan jumlah kasus kematian harian di Turki sejak pertengahan Juli termasuk paling tajam di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Meski demikian, jumlah pasien meninggal dunia tersebut turun setelah menyentuh angka 290 orang pada September lalu.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca menyebutkan, jumlah kasus harian tersebut adalah "beban kritis". Koca mengatakan, kasus infeksi harian masih tinggi. "Meski kasus aktif tidak menekan sistem kesehatan karena menyerang usia muda, tidak dapat diterima jumlah orang yang terinfeksi masih tinggi," kata Koca.

Untuk itu, ia pun terus mendesak warganya untuk divaksinasi. Mengenai booster vaksin Cocid-19 Koca menambahkan, saat ini belum perlu dilakukan bagi orang-orang yang telah mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech untuk mendapatkan suntikan booster atau penguat.

"Dievaluasi, perlindungan masih berlanjut mengingat warga kita yang mendapatkan dua dosis vaksin mRNA, rata-rata disuntik empat bulan lalu," tegasnya.

Sejauh ini, Turki sudah mulai memberikan dosis ketiga kepada lebih dari 10,6 juta orang yang telah menerima dua dosis vaksin Sinovac. Penduduk Turki pun dibebaskan untuk memilih vaksin Sinovac atau Pfizer-BioNTech, sebagai dosis ketiga mereka. **

.

Categories:Internasional,
Tags:,