Pembunuhan di Subang 3 Kakak Tuti Bungkam usai dipriksa

Pembunuhan di Subang 3 Kakak Tuti Bungkam usai dipriksa

Tiga kakak Tuti Suhartini usai diperiksa di Polres Subang. (foto - ist)

Subang  -  Kasus  pembunuhan ibu  dan  anak  di Subang  Jawa Barat  hingga  saat  ini  masih  terus  bergulir.  Tim penyidik Polres Subang memeriksa tiga kakak almarhumah Tuti Suhartini (55). Selesai diperiksa sekitar 5 jam, Yeti, Lilis dan Ida pun bungkam.

Ketiganya diperiksa di ruangan Kapolres Subang AKBP Sumarni dan keluar ruangan sekitar pukul 22.00 WIB, pada Kamis 7 Oktober 2021 malam. Ketika keluar ruangan, tak ada satu pun keterangan yang diberikan oleh ketiga kakak Tuti tersebut.

Ketiganya memilih bergegas masuk ke dalam mobil putih, kemudian pergi meninggalkan Mapolres Subang yang berlokasi di Jalan Mayjen Sutoyo Karanganyar Kecamatan/Kabupaten Subang Jawa Barat.

Lilis Suhartini, kakak kandung almarhumah Tuti hanya menyampaikan harapan keluarga kasus pembunuhan yang dialami Tuti dan Amelia di rumahnya Desa Ciseuti Kecamatan Jalancagak Subang pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu, segera terungkap. Mereka mendesak kepolisian menghukum pelaku setimpal atas perbuatannya.

Sebelumnya, otopsi ulang terhadap jasad Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), diyakini menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan di Kabupaten Subang tersebut.

Otopsi ulang terhadap jasad ibu dan anak gadisnya itu diharapkan menguatkan petunjuk baru yang telah dikantongi polisi, sebelum polisi benar-benar menetapkan pelaku pembunuhan yang hingga saat ini masih menjadi misteri.

"Saat ini kita fokus mencari petunjuk, kesesuaian dengan penyebabnya, kematiannya. Setelah itu baru kita simpulkan rangkaian penyelidikannya, lalu mengarah ke tersangkanya. Jadi, kita tidak berandai-andai," tegas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago.

Erdi mengatakan, dalam otopsi kedua penyidik mencari kesesuaian antara bukti yang sudah ada dengan penyebab kematian korban. "Hasil otopsi itu langsung dikirimkan kepada penyidik, jadi kita tidak sembarangan. Dari hasil otopsi itu nanti dilaporkan ke penyidik untuk dievaluasi," katanya.

Seperti diketahui, warga Desa Ciseuti Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang digegerkan dengan penemuan mayat ibu dan anak di dalam bagasi mobil di garasi rumahnya, pada Rabu 18 Agustus lalu.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke TKP langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang merupakan ibu dan anak perempuannya itu, dengan kondisi tak berbusana dan terluka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu. **

.

Tags:,