2 Desa Terdampak Jalan Amblas Akibat Terowongan Jatigede

2 Desa Terdampak Jalan Amblas Akibat Terowongan Jatigede

Jalan amblas di di Kecamatan Jatigede Sumedang. (foto - Polsek Jatigede)

Sumedang - Warga Desa Kadujaya dan Karedok yang berada di Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang harus menggunakan jalan memutar yang lebih jauh untuk saling terhubung.

Pasalnya, jalan utama yang biasa digunakan amblas akibat adanya proyek terowongan milik perusahaan pengembangan PLTA Jatigede. Perbaikan jalan itu sendiri diperkirakan akan memakan waktu lebih dari sepekan.

Berdasarkan informasi dari kepolisian setempat, amblasnya jalan tersebut terjadi, pada Minggu 10 Oktober malam. Polisi menduga, peristiwa itu dipicu oleh longsoran yang terjadi di dalam terowongan. Terowongan itu dibangun sebagai akses menuju ke terowongan inti PLTA Jatigede.

Longsoran kecil yang terus menerus di dalam sub-terowongan itu makin lama membuat daya topang bagian atas lemah. Sedangkan di atas terowongan itu adalah jalan utama penghubung Desa Kadujaya dan Desa Karedok. Tanah pun akhirnya amblas.

"Hal itu kejadiannya pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melalui Kapolsek Jatigede AKP Adang Rohana, Rabu 13 Oktober 2021.

Menurut Kapolsek, jalan amblas menyisakan jurang setinggi 3 meter. Lebar amblas sekitar 4 meter dengan panjang 10 meter. "Akibat kejadian itu, akses jalan penghubung antara Desa Kadujaya dengan Desa Karedok Kecamatan Jatigede teputus. Sejauh ini jalan itu belum bisa dilalui sepeda motor maupun mobil," katanya.

Polisi telah menutup akses jalan tersebut. Warga pun saat ini menggunakan jalan alternatif milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jatigede. Yakni, jalan melintas ke Dusun Sangiang Beuheung Desa Cijeungjing.

Jalan itu, baik dari Kadujaya menuju Karedok atau sebaliknya dinilai lebih jauh. Pengendara harus menambah waktu tempuh sekitar 30 menit, dibandingkan dengan waktu tempuh untuk jalur yang saat ini amblas.

Sementara itu Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto sudah melakukan pertemuan dengan PT Sinohydro, yang bertindak sebagai kontraktor dalam proyek PLTA Jatigede. Kapolres pun telah bertemu dengan Zhang Lin, Manajer Proyek tersebut.

Kepada Kapolres, Zhang Lin menyatakan akan segera memperbaiki jalan tersebut. Zhang mengatakan, pihaknya perlu mengobservasi dahulu tanah yang menjadi lokasi amblas tersebut.

Namun, jika observasi telah selesai dan tanah dinilai stabil untuk dijadikan jalan kembali, pengerjaan perbaikan jalan dijanjikan akan selesai dalam waktu seminggu. "Kapores memerintahkan Kapolsek untuk menutup jalan itu sampai perbaikan selesai," tambah Kapolsek. **

.

Categories:Daerah,
Tags:,