Tuntutan 1 th Penjara Valencya Dianulir, Ini Alasan Jaksa

Tuntutan 1 th Penjara Valencya Dianulir, Ini Alasan Jaksa

Valencya jalani sidang di Pengadilan Negeri Karawang. (foto - ist)

Karawang - Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akhirnya membatalkan tuntutan satu tahun penjara terhadap Valencya alias Nengsy Lim.

Menurut penilaian Jaksa, Valencya tidak terbukti bersalah dalam perkara dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan menarik tuntutan satu tahun penjara terhadapnya.

"Jaksa agung sebagai jaksa penuntut umum tertinggi negara menarik tuntutan penuntut umum yang telah dibacakan pada Kamis 11 November terhadap diri terdakwa Valencya alias Nengsy Lim anak dari Suryadi," kata JPU Syahnan Tanjung saat membacakan replik atas pleidoi terdakwa di Pengadilan Negeri Karawang, Selasa 23 November 2021.

Kemudian, jaksa membacakan empat tuntutan. Pertama menuntut terdakwa Valencya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan secara psikis dalam lingkup rumah tangga.

Hal itu sebagaimana Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 45 huruf B Undang - Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kedua, membebaskan Valencya dari segala tuntutan. Ketiga menyatakan pengembalian barang bukti, dan keempat membebankan biaya perkara kepada negara.

Hakim Ketua Muhammad Ismail Gunawan menyebutkan, pihaknya akan membacakan keputusan pada Kamis 2 Desember 2021.

Sebelumnya, Valencya dituntut satu tahun penjara oleh JPU Karawang. Valencya menjadi terdakwa dalam kasus dugaan KDRT terhadap suaminya, Chang Yu Ching.

Kasus itu mendapat sorotan hingga membuat Jaksa Agung ST Burhanuddin mengambil sikap, dengan melakukan eksaminasi khusus. Dalam eksaminasi tersebut, ditemukan sejumlah pelanggaran.

Sementara pelanggaran yang dilakukan mulai dari ketidakpekaan Jaksa dalam penanganan kasus, tidak mengikuti pedoman dalam penuntutan, tak menjalani pedoman perintah harian Jaksa Agung hingga pembacaan tuntutan yang ditunda selama empat kali.

Penanganan kasus itu diambil-alih oleh Kejaksaan Agung. Tim dari Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Umum pun melanjutkan penanganan perkara Valencya. **

.

Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait