Pelaku Usaha Mesti Tingkatkan Pendidikan Spesialisasi

Pelaku Usaha Mesti Tingkatkan Pendidikan Spesialisasi

ilustrasi

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong para pelaku usaha di daerah itu untuk meningkatkan jenjang pendidikan spesialisasinya agar memiliki wawasan yang luas.
 
"Pelaku usaha jangan puas dengan keberhasilan saat ini, harus terus meningkatkan kapasitas dan meningkatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi agar wawasannya lebih luas," kata Wakil Gubernur Jabar H Deddy Mizwar di Bandung, Rabu (17/12/2014).
 
Deddy menyebutkan, daerahnya membutuhkan lebih banyak wirausaha yang berpendidikan tinggi untuk meningkatkan daya ungkit perekonomian. Melalui pendidikan tinggi sangat menunjang upaya pengembangan usaha ke tingkat yang lebih tinggi dalam waktu yang relatif singkat.
 
Menurut dia, pelaku usaha yang berpendidikan tinggi akan memiliki kelebihan khusus dibandingkan yang lainnya.
 
"Wawasan dan pola pikir wirausahanya lebih fokus dan terstruktur dalam menjalankan bisnisnya dan memiliki peluang besar untuk meningkatkan bisnisnya," katanya.
 
Keberadaan pelaku usaha berpendidikan tinggi, kata dia, akan menjadi modal besar dalam menghadapi persaingan pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Mereka, kata dia, akan memiliki daya saing tinggi.
 
"Jabar memiliki program mencetak 100 ribu pelaku usaha baru, namun bukan hal yang mudah untuk mencetak pelaku usaha berpendidikan tinggi," katanya.
 
Ia menyebutkan jumlah pelaku usaha di Jawa Barat saat ini sekitar 9,2 persen, namun sekitar 99 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
 
Sementara itu Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat menyalurkan insentif berupa modal usaha untuk mahasiswa dan alumni perguruan tinggi yang memilih menjadi pengusaha. Besaran yang diterima bergantung kepada proposal usaha yang dibuat. Sumber pendanaannya dari APBN 2014, dengan jumlah total sebesar Rp1,6 miliar.
 
"Dinas KUKM Jabar juga memberikan bantuan modal awal kepada 302 wirausaha baru, hasil pelatihan Dinas KUMKM Jabar, besarnya bantuan antara Rp5 juta - Rp7 juta," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jabar Anton Gustoni menambahkan. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,