Pakistan Tembak Mati 57 Anggota Militan Taliban

Pakistan Tembak Mati 57 Anggota Militan Taliban

Kelompok Taliban mengatakan, serangan terhadap sebuah sekolah yang menewaskan lebih dari seratus siswanya sebagai upaya balasan.(Foto:Net)

Pakistan-Militer Pakistan mengatakan telah menewaskan 57 anggota kelompok militan dalam serangan darat dan udara di wilayah yang dikuasai Taliban di dekat perbatasan Afganistan.
Operasi militer ini digelar setelah Taliban menewaskan 141 orang dalam serangan di sebuah sekolah di Peshawar, yang mayoritas korban tewas adalah anak-anak.
Angkatan bersenjata Pakistan telah meningkatkan serangan terhadap kelompok Taliban di wilayah Waziristan Utara dan daerah lain yang menjadi basis kelompok tersebut.
 
Pada pekan ini, operasi ini mengkombinasikan antara serangan darat dan udara dengan melibatkan 20 pesawat tempur Pakistan.
Penyergapan pada Kamis malam oleh pasukan khusus di perbukitan Tirah, sebuah daerah di dekat perbatasan Afghanistan, telah menewaskan 32 orang militan.
Juru bicara militer Pakistan mengatakan mereka telah menewaskan lebih dari 1.700 anggota militan sejak serangan dimulai Juni lalu.
Namun demikian, akses yang terbatas ke banyak wilayah konflik, menyebabkan klaim angka-angka korban tewas itu sulit secara independen untuk diverifikasi.

Balas dendam

Upaya menghabisi jaringan kelompok Taliban difokuskan di wilayah Waziristan Utara di dekat perbatasan Afganistan.
Provinsi ini merupakan pusat kelompok Taliban Pakistan serta jaringan kelompok Haqqani -sebuah kelompok militan yang berbasis di Pakistan dan memiliki kaitan dengan Taliban dan al-Qaeda.
Kota Peshawar, di dekat perbatasan Afghanistan, belakangan menjadi lokasi aksi kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir yang berpuncak pada serangan hari Selasa di sebuah sekolah yang dikelola militer.
Pembantaian di sekolah terseebut telah memancing kemarahan di seluruh dunia.
Taliban mengatakan bahwa serangan itu merupakan tindakan balas dendamakibat operasi militer Pakistan belakangan, seperti dilansir BBC..(Ode)**
.

Categories:Internasional,