Sebagian Warga Mengais Rejeki dari Banjir

Sebagian Warga Mengais Rejeki dari Banjir

Warga masih terus lakukan aktifitas menggunakan bantuan sampan dan perahu karet milik warga dengan biaya alakadarnya.(Foto:TrisDoddy)

Bandung - Warga masih terus lakukan aktifitas menggunakan bantuan sampan dan perahu karet milik warga dengan biaya alakadarnya.

Namun penghasilan warga yang menyewakan jasa penyebrangan dengan menggunakan perahu karet ini per hari minimal mencapai Rp 300 ribu dengan kapasitas penumpang 10 orang, sedangkan untuk sampan kecil yang bermuatan 6 orang minimal bisa mencapai Rp500 ribu  per hari.

"Kalau perahu karet kan dibagi 6, sedangkan perahu sampan dibagi 2 orang akanya lebih besar sampan kecil," ujar Dadan (41) warga penyedia jasa angkutan perahu karet kepada CikalNews.com di lokasi banjir, Jalan Raya Baleendah Banjaran Kabupaten Bandung Senin  (22/12/2014) siang.

Dirinya mengatakan penghasilan tersebut digunakan untuk membeli persediaan makanan bagi keluarga saat banjir seperti ini.

"Ya lumayan, untuk tambah-tambah beli persediaan  makanan keluarga saat banjir ini, apalagi selama banjir saya libur kerja dulu karena tidak bisa kemana mana," jelasnya.

Pantauan CikalNews.com, Warga Baleendah saat ini mengalami kekurangan air bersih, hal tersebut terlihat ketika wartawan mencoba memantau  salah satu kawasan warga di daerah taman Kota Baleendah puluhan warga menenteng galon air untuk mengisi air minum, mereka mencoba mencari tempat pengisian ulang air minum tersebut.(Ode)**

.

Categories:Bandung,