Wagub DKI Tinjau Kondisi Banjir Kampung Pulo

Wagub DKI Tinjau Kondisi Banjir Kampung Pulo

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau kondisi warga yang terkena banjir di kawasan Kampung Pulo.(Foto:Net)

Jakarta  - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau kondisi warga yang terkena banjir di kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (27/12/2014).

Siang itu, Djarot yang didamping istrinya; Happy Farida, memantau ketinggian muka air di Kali Ciliwung dan posko pengungsian warga di Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur.

Di posko pengungsian di lantai dasar gedung Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur yang berada di seberang Jalan Jatinegara Barat, Djarot berdialog dengan beberapa orang pengungsi yang rumahnya terendam banjir sejak Jumat (27/12) malam.

Di posko yang ditinggali sekitar 40 orang pengungsi itu mayoritas adalah perempuan dan anak. "Setiap tahun seperti ini? Rumahnya terendam berapa meter?" tanya Djarot kepada salah seorang ibu.

"Saya satu lantai terendam Pak, makanya semua keluarga sudah diungsikan semua. Sudah tiap tahun pak seperti ini," kata ibu.

Djarot membagikan bantuan berupa biskuit bagi para anak-anak yang ada di lokasi pengungsian tersebut. 

Kepada Walikota Jakarta Timur HR. Krisdianto yang ikut mendampingi, Djarot meminta agar diadakan berbagai kegiatan-kegiatan bagi anak-anak yang menjadi pengungsi.

"Ini Pak Wali, seperti ini dikasih aktivitas. Entah itu bermain, lantihan-latihan, supaya kondisi anak-anaknya juga tetap baik dan tidak sampai sakit," kata Djarot.

Djarot juga memastikan kesiapan rumah susun yang ditujukan untuk merelokasi warga Kampung Pulo. Djarot meminta agar pembangunan Rusun selesai sesuai target agar banjir yang selalu menggenangi Kampung Pulo dari tahun ke tahun tidak lagi terjadi.

"Makanya, kita ini gak bisa begini terus, mereka ngunsi terus setiap tahunnya, gak sehat, itu saudara kita juga, butuh perhatian, mau tidak mau, kita siapkan relokasi, supaya lebih tenang, jangan tiap tahun seperti ni, udah berapa puluh tahun kita seperti ini terus," kata Djarot.

Dari lokasi pengungsian, Djarot kemudian melanjutkan blusukan ke Pintu air Manggarai untuk memantau ketinggian muka air yang sempat pada status waspada atau siaga II.(Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,