Anggota Peradi Demo Tolak RUU Advokat

Anggota Peradi Demo Tolak RUU Advokat

Puluhan anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Peradi Bandung, menggelar aksi demonstrasi dengam membawa poster bertuliskan nada protes. (Foto: Tris)

Bandung - Puluhan anggota DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandung, menggelar aksi demonstrasi penolakan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Advokat, d depan gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa(23/9/2014). Aksi yang berlangsung kurang lebih satu jam itu berjalan dengan tetib dan damai.

Dalam aksinya, para anggota  advokat ini membawa beberapa poster yang bertuliskan nada-nada protes seperti, "profesi kami bukan untuk interfensi politik", "RUU Advokat Anti Demokrasi","Bikin peraturan kok suka-Suka DPR?.

Koordinantor bidang advokasi dan pembelaan Peradi Fredy Panggabean menjelaskan, empat tujuan utama dilakukannya aksi, di antaranya menolak intervensi DPR RI terhadap organisasi advokat.

"Menolak perubahan single bar menjadi multi bar, kemudian menolak advokat sebagai mitra penegak hukum, karena advokat adalah sebagai penegak hukum (Catur Wangsa),"ungkapnya kepada wartawan.

Selain empat tujuan tersebut, Freddy menjelaskan aksi demo ini juga digunakan kesempatan untuk menolak dibentuknya Dewan Advokat Nasional. Rencananya untuk memperjuangkan aspirasi para mereka akan datang ke Jakarta. "Besok akan melanjutkan ke HI, Istana Negara dan kantor  Menhukkam," jelasnya.

Selain itu, jika tuntutannya tidak digubris, Freddy menyebut akan melakukan upaya hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Kita akan lanjut
gugatan upaya hukum ke MK," pungkasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,