Banjir Empat Kecamatan di Lebak Surut

Banjir Empat Kecamatan di Lebak Surut

Ilustrasi.(Foto:Net)

Lebak - Banjir empat kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini surut dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing setelah guyuran hujan berhenti sejak pagi hingga malam.
 
"Banjir di empat kecamatan itu surut sekitar pukul 16.30 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Senin (5/1/2015).
 
Ia mengatakan banjir yang merendam rumah sebanyak 1.556 unit di Kecamatan Banjarsari, Wanasalam, Cimarga dan Rangkasbitung surut karena debit sejumlah sungai menurun.
 
Menurunnya debit air sungai itu karena pagi hingga malam hari tidak diguyur hujan.
 
Intensitas curah hujan ringan dan sedang melanda wilayah Kabupaten Lebak sepanjang Minggu pagi hingga malam hari sehingga mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir.
 
Saat ini, warga sudah kembali ke rumah masing-masing membersihkan sampah dan lumpur pascabanjir.
 
"Kami berharap warga tetap waspada banjir susulan karena curah hujan masih tinggi," katanya.
 
Menurut dia, banjir yang terparah delapan desa di Kecamatan Banjarsari tercatat 1.071 rumah terendam air setinggi 2,0 meter.
 
Banjir di wilayah itu akibat meluapnya Sungai Ciliman dan Cimoyan setelah curah hujan cukup tinggi di daerah itu.
 
Sedangkan, banjir Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga dan Wanasalam hanya puluhan unit rumah yang terendam.
 
"Banjir yang menerjang empat kecamatan tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
 
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan banjir karena puncak hujan akan terjadi pertengahan Januari 2015.
 
Pemerintah daerah telah menyalurkan kepada warga korban banjir antara lain beras, sarden, mie instan, air mineral dan makanan.
 
"Penyaluran bahan pokok itu agar para warga korban banjir tidak kelaparan," katanya.
 
Sementara itu, sejumlah warga Kecamatan Banjarsari mengaku bahwa mereka kini sudah kembali ke rumah setelah guyuran hujan berhenti.
 
"Kami berharap banjir tidak merendam rumah lagi karena banjir sudah dua kali," kata Aminah warga Kecamatan Banjarsari. (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:bencana,