Modus Penipuan Melalui Telpon Selular

Modus Penipuan Melalui Telpon Selular

Ilustrasi Foto.(Net)

Bandung-Penipuan melalui telepon selular dengan melakukan hipnotis kepada korbannya kini marak terjadi.

Salah satu korbannya terjadi pada seorang pegawai swasta di Bandung, Rahmi (26) yang mengaku dirinya adalah korban penipuan melalui telepon selular dengan mengatasnamakan oknum polisi yang meminta sejumlah uang karena rekannya dikenai tilang di daerah jalan Braga, Bandung pada waktu 29 Desember 2014 lalu.  

Dirinya mengaku antara sadar dan tidak sadar saat hipnotis itu berlangsung. Ia sadar ketika seorang temannya menyusulinya ke ATM karena hendak mentransfer sejumlah uang yang diminta oleh oknum yang mengatasnamakan polisi tersebut.

"Sadar gak sadar sih. Yang jelas orang yang menelepon itu nyuruh saya buat ikut perintahnya hingga akhirnya saya transfer Rp 1,6 juta untuk membantu teman saya yang ditilang. Saya sadar ketika sudah mentransfer sejumlah uang dan ketika teman saya berusaha menyadarkan saya di depan ATM,"  ujar Rahmi,

Korban lainnya adalah Diar (23 tahun) yang merupakan mahasiswa Unpad dimanaSenin (5/1)  malam  ia sempat di telpon oleh nomor yang tidak dikenal. 

Namun dengan sigap ia meminta bantuan kepada pacarnya, dan benar  saja nomor yang tidak dikenal itu meminta uang Rp 12 juta untuk di transfer. 

"Nomornya saya kasih pacar saya, dia miskol, si pelaku nelpon meminta sejumlah uang. Tapi sama Harry (pacar) dijailin ampe ditutup telponnya sama orang itu," kisah Diar kepada CikalNews melalui Blackberry messanger.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,