Langgar Aturan, Pemkot Hukum Mall PvJ

Langgar Aturan, Pemkot Hukum Mall PvJ

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung, Basement pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bandung Mall Paris van Java Kota Bandung akan dibongkar Kamis (9/1/2015) pagi. Pasalnya, pihak PvJ telah melanggar aturan mengenai luas lahan gedung, tidak sesuai dengan KDH (Kovision Dasar Hijau).

Hal itu diungkapkan Walikota Bandung Ridwan Kamil kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (7/12/2015).  "Dasar hukumnya sesuai peraturan di mana lahan PvJ ini boleh padat, namun luasnya harus sesuai. Karena luasnya ga sesuai, PVJ harus beli lahan untuk KDH (Kovision Dasar Hijau) ini yang dilanggar," ungkapnya.

Atas pelanggaran itu, pihak Pemkot Bandung memberikan hukuman kepada pihak Mall PvJ, yaitu harus menyediakan lahan RTH kurang lebih seluas 7.000 meter di lingkungan atau tempat lain, memperbaiki taman di Sukajadi, dan menyediakan space 10 persen bagi para PKL di Jalan Sukajadi.

"Saya sudah mengimbau untuk cek lagi kepadatannya ternyata masih kurang lahannya, jadi harus beli lahan baru. Akhirnya saya kasih hukumannya seperti itu termasuk push space 10 persen untuk PKL Sukajadi," jelasnya.

Pendanaan pembongkaran seluruhnya dikenakan kepada pihak Mall PvJ. Dirinya pun mengimbau kepada seluruh mall yang ada di Kota Bandung, untuk mengikuti aturan yang berlaku di Kota Bandung.

"Dana dari PvJ sendiri, untuk perbaikan  taman ada 3, yaitu depan RSHS, dekat pom bensin dan Segitiga Mako Satserse Narkoba Sukajadi. Alhamdulilah nanti tamannya bagus, PKL tertata, ada RTH baru everybody happy. Ikuti aturan seluruh mall jangan macem-macem nanti kita hukum seperti ini," pungkasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,