Marseille Telan Kekalahan Beruntun Kedua

Marseille Telan Kekalahan Beruntun Kedua

Ilustrasi.(Foto:Net)

Paris - Marseille menelan kekalahan beruntun kedua dan melihat harapan-harapan mereka untuk meraih gelar Liga Prancis mendapat hantaman, ketika mereka kalah 1-2 di markas Montpellier pada Sabtu (10/1/2015) WIB.
 
Sepekan setelah kalah dari tim strata keempat Grenoble di Piala Prancis, mantan raksasa Eropa ini tersungkur di Stade de la Mosson yang juga untuk pertama kalinya menyajikan pertandingan sejak banjir pada September yang menimpa arena tersebut.
 
Marseille yang dilatih Marcelo Bielsa masih memimpin klasemen Liga Prancis, namun mereka dapat disingkirkan Lyon jika Lyon mampu menang atas Toulouse pada Minggu.
 
Hasil Jumat juga membuat Montpellier dapat meraih kemenangan ganda di liga atas rival berat mereka itu, setelah sebelumnya menang 2-0 di Stade Velodrome pada awal musim.
 
Kevin Berigaud dan Paul Lasne mencetak gol untuk Montpellier pada masing-masing babak, di mana Bilel Omrani sempat memberi harapan kepada Marseille melalui golnya saat ia baru tampil selama dua menit sebagai pemain pengganti.
 
"Kekalahan selalu merupakan suatu keprihatinan, dan kekalahan ini mempengaruhi kami," kata Bielsa.
 
"Namun berada di puncak bukan tekanan, itu adalah tantangan. Itu adalah bagaimana hal itu semestinya berlangsung." Pelatih Montpellier Rolland Courbis mengatakan dirinya senang dengan tiga angka, namun masih mendukung Marseille untuk menjadi favorit peraih gelar.
 
"Kami gembira dapat meraih enam angka dari Marseille pada musim ini, namun saya selalu menikmati setiap angka dari 29 nilai kami," ucapnya.
 
"Marseille hanya menelan lima kekalahan dalam 20 pertandingan -- mereka dan Lyon akan menjadi favorit juara. PSG memiliki jadwal yang berat." Pertandingan ini diawali dengan nuansa emosional dengan dilangsungkannya mengheningkan cipta untuk mengenang korban-korban pembantaian Paris pekan ini.
 
Para pemain kedua tim mengenakan kaus "Je Suis Charlie" sepanjang pemanasan dan mengenakan pita hitam di lengannya.
 
Berigaud membawa Montpellier unggul pada menit ke-36 melalui situasi kontroversial, dengan pengendalian bola menggunakan kaki kirinya sebelum melepaskan tendangan kaki kanan dari tepi kotak penalti, yang tidak dapat dihentikan Steve Mandanda untuk masuk gawang Marseille.
 
Namun Marseille meyakini permainan seharusnya dihentikan karena terjadi pelanggaran terhadap Brice Dja Djedje, yang kehilangan bola dalam proses terjadinya gol tersebut.
 
Lasne, yang mengkreasikan gol pembukaan timnya, kemudian mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-62, setelah dobrakan Anthony Mounier membuatnya dapat menaklukkan dua pemain bertahan.
 
Operannya mengarah kepada Lasne yang tidak terkawal, yang tanpa kesulitan mengemas gol dari tepi kotak penalti.
 
Omrani memberi sedikit harapan kepada Marseille dengan memangkas defisit enam menit kemudian, namun Montpellier mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan usai.
 
Marseille sekarang telah menjalani tujuh pertandingan tandang tanpa kemenangan di semua kompetisi, dan terlihat lebih lemah pada Jumat dengan absennya dua pemain yang bermain di Piala Afrika, Andre Ayew dan Nicolas Nkoulou. (AY)
.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,