Cipaganti Pasteur Point Didemo Ratusan Pengunjuk Rasa

Cipaganti Pasteur Point Didemo Ratusan Pengunjuk Rasa

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Kurang lebih 100 orang Mitra Koperasi Cipaganti Karya Graha Persada, yang menjadi korban kasus peipuan investasi bodong oleh CEO    Cipaganti, melakukan aksi unjuk rasa ke Cipaganti Pasteur Point, Sabtu (10/1/2015).
 
Pantauan CikalNews, kegiatan bisnis Cipaganti Pasteur Point lumpuh total. Seperti diketahui Cipaganti Point merupakan pusat integrasi bisnis perusahaan Cipaganti. Selain jasa angkutan travel, tempat tersebut terdapat kegiatan bisnis lainnya seperti jasa angkut kargo, rental mobil, dan aneka ragam kuliner.
 
Ketua Forum Silaturahmi Mitra Cipaganti Bandung, Syariefudin, mengatakan, aksi unjuk rasa tersebut merupakan peringatan keras kepada manajemen Cipaganti yang hingga saat ini belum mengembalikan uang investasi milik 8.700 orang Mitra Koperasi Cipaganti.
 
"Ini warning dari kita. Tujuannya jelas, kita blokir (Cipaganti Pasteur Point) agar manajemen Cipaganti tahu. Mereka terbilang untung karena tidak dipailitkan," ungkapnya saat ditemui di sela-sela aksi.
 
Syarifudin mengatakan, akan tetap bertahan di Cipaganti Hyper Point sampai malam nanti. Selain lokasi tersebut, para mitra juga berencana menduduki beberapa lokasi bisnis Cipaganti lainnya.
 
"Rencananya ada 6 titik yang akan kita duduki, tapi kita lihat situasi," paparnya.
 
Aksi boikot lokasi bisnis Cipaganti tersebut diakui oleh Syarieffudin, merupakan puncak kekesalan kepada Andianto Setiabudi dan manajemen Cipaganti. Pasalnya, Andianto dinilai telah mengingkari janjinya yang akan mencicil 20 persen uang investasi para mitra Koperasi Cipaganti.
 
"Kerugian seluruh mitra mencapai Rp  3,2 triliun. Janjinya akan ada pengembalian pokok sebesar 20 persen. Tapi sampai sekarang sejak 7 bulan lalu tidak pernah ada," pungkasnya. (AY)
.

Categories:Bandung,