Terungkap, 2 Tersangka Korupsi Bangun MAN Ciparay

Terungkap, 2 Tersangka Korupsi Bangun MAN Ciparay

ilustrasi. (Net)

Bandung - Polres Bandung berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru (RKB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ciparay, Kabupaten Bandung. Akibat kasus itu, negara mengalami kerugian sekitar Rp 244 juta.

Kasat Reskrim Polres Bandung, AKP Pribadi Atma mengatakan, setelah melakukan penyelidikan, pihaknya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pindana korupsi pembangunan tiga RKB MAN Ciparay dari APBN tahun anggaran 2013, senilai 433.243.000.

"Kami menetapkan DAB yang bertindak sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jabar, dan Direktur CV Bangun Karya Mandiri pemenang lelang berinisial K sebagai tersangka," kata AKP Pribadi, Kamis (15/1).

Menurut Pribadi, pengungkapan kasus dugaan korupsi pembangunan RKB MAN Ciparay itu bermula dari peristiwa ambruknya atap bangunan kelas pada Januari 2014 lalu, saat dilakukan pembangunan.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui jika pembangunan tiga ruang RKB itu tidak sesuai spesifikasi dalam Rencana Anggaran Belanja, yang tertuang dalam kontrak. Pihak Polres Bandung kemudian melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

"Pada Juni 2014 kami melakukan penyelidikan sekitar tujuh bulan. Dari keterangan saksi yang diperiksa, dua orang kami tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui ada proses yang salah, di mana DAB selaku KPA menandatangani kontrak pengerjaan pembangunan tiga ruang RKB di MAN Ciparay. Padahal, penandatanganan kontrak bukan merupakan kewenangnnya.

"Kepada panitia pemeriksa barang juga tidak pernah diiperlihatkan RAB pembangunan, sehingga panitia menilai barang yang diterima berdasarkan perkiraan saja,"katanya.

Sementara itu, K selaku direktur CV Bangun Karya Mandiri ditetapkan sebagai tersangka, karena dia meminjamkan bendera perusahaan yang dipimpinnya kepada pihak lain.

Meski CV Bangun Karya Mandiri menjadi pemenang lelang, yang mengerjakan proyek pembangunan tiga RKB MAN Ciparay adalah perusahaan lain. "Saudara K mendapat fee sebesar 2,5 persen setiap ada pencairan dana," kata Pribadi. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kpk,