Dana Desa Rp1,4 Miliar Semoga Swasembada Pangan

Dana Desa Rp1,4 Miliar Semoga Swasembada Pangan

?Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar.(Foto:Net)

Jakarta  - ‎Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar, mengatakan, dana desa Rp1,4 miliar untuk setiap desa di Indonesia sangat diharapkan mampu mewujudkan swasembada pangan.


"Adanya dana desa yang belum sesuai harapan diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa dan peningkatan masyarakatnya yang rata-rata menggantungkan mata pencahariannya di sektor pertanian," kata Marwan, di Jakarta, Sabtu (17/1/2015).

Pada tahun 2015 ini Pemerintah akan mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp20 triliun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015. Anggaran tersebut tengah dibahas di DPR pada pertengahan bulan ini.

Marwan pun berharap dana desa ini dapat dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran agar kegiatan perekonomian di desa benar-benar berkembang maju.

"Dengan dana ini nelayan dan petaninya sejahtera, bahkan kami sangat optimis jika ke depannya nanti desa akan mampu tampil menjadi sentra-sentra baru pertumbuhan ekonomi nasional sehingga cita-cita membangun Indonesia dari pinggiran tercapai," ujarnya.

Oleh karena itu, sebelum menerima dana desa, Marwan meminta pemerintah desa terlebih dulu melakukan musyawarah desa untuk menyusun Rencana Jangka Menengah Pembangunan Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa).

"Makanya, RPJMDes dan RKPDes kita jadikan prasyarat untuk mengucurkan dana tersebut. Tujuannya tak lain agar pembangunan yang dilakukan aparat desa sesuai dengan kebutuhan di desa masing-masing," katanya.

Lebih jauh, Marwan mengharapkan agar dana desa nantinya juga dapat berperan maksimal dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional yang ditargetkan Pemerintah untuk dicapai dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.

"Seperti membangun irigasi desa dan infrastruktur pertanian untuk meningkatkan kuantitas dan kualitasnya produksi pertanian khususnya beras, jagung, kedelai dan tebu," jelasnya.(Ode)**

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,