Program Sanitasi di Jabar Terkesan Dipaksakan

Program Sanitasi di Jabar Terkesan Dipaksakan

ilustrasi. (Net)

Bandung - Komisi V DPRD Jawa Barat menilai program pembuatan sanitasi yang diusulkan Pemprov Jabar senilai Rp 611 miliar itu terlalu dipaksakan hanya karena untuk memenuhi anjuran 10 persen APBD Jabar 2015 untuk sektor kesehatan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Yomanius Untung, di Bandung, Senin (19/1/2015), mengatakan berdasarkan evaluasi Kementerian Dalam Negeri, Pemprov Jabar diwajibkan untuk mengalokasikan anggaran 10 persen dari total APBD 2015 namun baru dapat merealisasikan 2,7 persen anggaran untuk kesehatan.

"Dengan demikian masih ada 7,1 persen yang harus dipenuhi. Makanya Tim Anggaran Pemerintah Daerah ada kegiatan urusan wajib kesehatan agar memenuhi undang-undang," kata Untung.

Ditemui usai menggelar rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Jabar, di Gedung DPRD Jabar ia menuturkan, program terkait sanitasi yang dikelola oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar ini merupakan program infrastruktur.

Walaupun program sanitasi ini masuk dalam kesehatan, kata dia, tapi program tersebut tidak masuk ke dalam pelayanan kesehatan masyarakat sehingga seharusnya program ini masuk program infrastruktur, bukan kesehatan.

Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Jabar Maman Abdurrachman menambahkan program pembuatan jamban tersebut tergolong bagus dan bermanfaat untuk masyarakat.

Akan tetapi, dirinya mempertanyakan rasionalisasi dan kepastian program ini seperti tahapan perencanaan sampai pelaksanaan harus jelas.

"Kemudian Jumlahnya berapa, lokasinya di mana saja. Saat ini, itu semua belum ada penjelasan," kata Maman di tempat yang sama.

Menurut dia program tersebut tidak sesuai dengan RPJMD Jabar kepemimpinan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar sehingga jika program tersebut dipaksakan, Pemprov Jabar telah melakukan penyimpangan terkait APBD.

"Kalau menurut saya jangan (dianggarkan), daripada nanti bermasalah di akhir, pemprov lebih baik merealisasikan program kesehatan yang telah dimuat dalam RPJMD, seperti meningkatkan aksesibilitas menuju puskesmas, penanggulangan HIV/AIDS dan TBC," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,