Koperasi Jepang Fasilitasi Magang 1.000 Tenaga Kerja

Koperasi Jepang Fasilitasi Magang 1.000 Tenaga Kerja

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, didampingi Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat, H. Anton Gustoni menyaksikan Penandatangan Nota Kesepakatan kerjasama antara Koperasi Kulak Pakuan Ardi Jawa Barat, Puskud Jawa Barat, IKOPIN, LPK Bahana Inspirasi

Bandung - Koperasi terbesar di Jepang, Sento Korporative, akan memfasilitasi magang kerja bagi 1.000 tenaga kerja asal Indonesia pada 2015.
 
"Kami memiliki sejumlah anak perusahaan dan kami akan memfasilitasi program magang kerja bagi 1.000 tenaga kerja Indonesia," kata Presiden Sento Koperative Tadasi Kimura dalam kunjungannya ke Balai Latihan Kerja Dinas UMKM Jabar di Bandung, Selasa (20/1/2015).
 
Menurut Kimura, pihaknya membuka selebar-lebarnya bagi tenaga kerja Indonesia yang berminat untuk bekerja di negara itu, terutama di sejumlah perusahaan di bawah Sento.
 
Menurut dia, berharap angkatan kerja asal Jawa Barat ikut serta dalam program itu karena selain disebar ke sejumlah perusahaan di sana, juga akan memiliki pengamanan bagi bekerja di dalam negeri.
 
"Sejumlah perusahaan akan menjadi lapangan praktik kerja bagi pekerja magang, kami memiliki 68 sektor usaha dibawah Sento Koperative," katanya.
 
Ia menyebutkan beberapa sektor adalah pertanian, perkebunan, peternakan, pengolahan makanan, jasa serta beberapa sektor lainnya.
 
Pada kesempatan itu rombongan dari Sento Koperative juga ikut sejumlah pengusaha asal Jepang yakni Magoshi Kenichi dari Skanker System Jepang. Rombongan Sento Koperative juga melakukan peninjauan di Balai Latihan Koperasi Jawa Barat yang saat itu tengah menggembleng ratusan peserta.
 
"Selama ini program magang di Jepang terus diintensifkan, termasuk untuk memenuhi tenaga kerja muda di sana. Dan peminat dari Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, termasuk dari Jabar," kata Tadasi.
 
Kerja sama program magang dengan Sekto Koperative pertama kali dengan daerah Jembrana Bali, dan dilanjutkan dengan kerja sama dengan Jawa Barat.
 
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jabar Anton Gutoni menyebutkan, kunjungan dari Sento Koperative itu merupakan kunjungan balasan dari kunjungan rombongan Dina Koperasi dan UMKM Jabar pada 2014.
 
"Sento merupakan koperasi terbesar di Jepang, dan mereka berhasil mengembangkan sektor usahanya dimana mendirikan sejumlah anak perusahaan, dan itu akan dimanfaatkan untuk magang kerja," kata Anton Gustoni.
 
Selain itu, Anton menyebutkan pihak Sento juga akan melakukan investasi di Jawa Barat, namun dalam bentuk pembinaan dan pelatihan tanaga kerja.
 
"Mereka akan membantu dan investasi di sektor pendidikan dan pelatihan tenaga kerja termasuk pengembangan koperasi," kata Anton.
 
Pihaknya melakukan sharing pengalaman dalam pengelolaan koperasi di Jepang dengan di Indonesia. Ia mengakui Sento merupakan role model koperasi yang sukses dan memiliki sektor usaha yang sudah terintegrasi dan berbasis kebutuhan masyarakat.
 
"Kami berharap koperasi di Jabar bisa mengikuti jejak itu, tak hanya dari sisi permodalan yang besar tapi juga konsep koperasi dengan sektor usaha terigrasi itu yang harus kita ikuti," katanya.
 
Ia juga menyebutkan, bahwa Jabar juga mendorong sejumlah koperasi untuk mendunia, hal itu sudah dirintis oleh minimal empat koperasi yang saat ini telah membukukan aset yang signigfikan dan sektor usaha yang jelas seperti jasa, persusuan, perikanan dan lainnya.(AY)
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,