JAKARTA – Striker Harry Kane gagal menyelesaikan eksekusi penalti dalam pertandingan Liga Champions. Namun, Kane tetap menunjukkan ketajamannya dengan mencetak semua gol yang membawa Bayern meraih kemenangan 2-0 atas Union Saint-Gilloise dalam pertandingan kualifikasi di Stadion Allianz Arena, Kamis, 22 Januari 2026 dini hari WIB. Kemenangan yang membuat Bayern menggeser Real Madrid dan kembali ke posisi kedua mengalahkan Arsenal.
Bayern sudah mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions dengan bertahan di posisi delapan besar. Setelah turun peringkat karena digeser Real Madrid yang mengalahkan AS Monaco 6-1, Bayern akhirnya kembali ke posisi runner-up setelah mengalahkan Union SG melalui brace Kane.
Semua gol kapten tim nasional Inggris itu diciptakan di babak kedua. Ia juga telah mencetak 34 gol selama 29 pertandingan di berbagai kompetisi. Sekarang, Kane telah mengoleksi 103 gol dan berharap untuk mengangkat trofi besar musim ini.
Kemenangan atas Union SG membawa Bayern ke 18 poin. Tiga poin di depan Madrid dan Liverpool yang menang 3-0 atas Marseille untuk naik ke posisi keempat.
Sementara itu, Arsenal, yang juga sudah lolos ke babak gugur dengan memuncaki klasemen, memiliki 21 poin. Arsenal berhasil meraih skor sempurna setelah memenangkan tujuh pertandingan dalam kualifikasi Liga Champions.
Union SG sendiri masih terperangkap di dasar klasemen dengan menempati posisi 31. Hanya memiliki enam poin, tim teratas Liga Belgia harus bekerja keras untuk masuk zona playoff. Mereka harus menang dalam pertandingan terakhir di fase kualifikasi ketika menghadapi tamu mereka Atalanta.
Dalam pertandingan yang tidak dihadiri oleh 9.300 hardliner Bayern karena sanksi dari UEFA, mereka terpaksa melawan permainan solid Union SG. Bahkan tim Vincent Kompany mengalami kesulitan menembus pertahanan lawan meskipun mendominasi pertandingan sepenuhnya.
Tidak hanya itu, Union SG hampir membuat kejutan ketika penyerang andalan mereka Promise David lolos dari kendali bek Bayern. Namun sundulannya bisa dihentikan oleh kiper Manuel Neuer. Sampai babak pertama berakhir, Bayern masih belum mampu menembus gawang Union SG.
Mereka harus menunggu sampai menit ke-52 untuk membuka kebuntuan melalui sepak pojok. Berawal dari sepak pojok Michael Olise yang langsung berujung gol. Bola itu kemudian disambut oleh Kane dengan sundulan yang mengebor gawang Union SG.
Keunggulan 1-0 membuat Bayern lebih agresif dalam menekan pertahanan lawan. Hanya satu menit kemudian, pemuncak klasemen Bundesliga Jerman kembali mencetak gol. Kali ini gol dari titik penalti setelah Kane dijatuhkan oleh kiper Kjell Scherpen. Wasit segera menunjuk titik putih dan penalti dieksekusi oleh Kane.
Dalam keunggulan 2-0, Bayern kehilangan bek Kim Min-jae yang menerima kartu kuning kedua dan diikuti oleh kartu merah pada menit ke-63. Bek tengah timnas Korea Selatan yang menggantikan Dayot Upamecano melakukan pelanggaran terhadap Raul Florucz yang kemudian diberikan kartu merah karena sebelumnya sudah menerima kartu kuning.
Meski tanpa Kim dan harus bermain dengan 10 orang, Bayern tetap solid hingga akhir pertandingan. Bahkan tuan rumah memiliki kesempatan untuk menambah gol saat diberikan penalti setelah gelandang Kamiel Van De Perre menyentuh bola di kotak penalti saat hendak melemparnya ke luar.
Wasit meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum mengkonfirmasi handball Van De Perre kemudian menunjuk titik putih.
Namun, eksekusi Kane gagal karena tendangannya melambung di atas mistar. Kegagalan penalti itu di luar dugaan karena Kane selalu bisa menyelesaikan eksekusi dari titik putih.
Namun, Bayern masih bisa mempertahankan keunggulan 2-0 hingga akhir pertandingan. Kane juga puas bahwa Bayern memenangkan pertandingan sulit.
“Kami kembali di babak kedua dengan permainan yang sangat intens. Saya pikir kami bermain dengan baik,” kata Kane, seperti dikutip oleh france24.
“Kami mencetak gol pada saat yang tepat. Namun kami kurang beruntung karena kartu merah. Meskipun kami bermain dengan 10 orang kami tetap bisa mengontrol pertandingan dan mendapatkan tiga poin,” katanya.







