Beranda Sepak Bola Mantan Persija, Gustavo Franca, Menjelaskan Alasan Menerima Tawaran Arema FC

Mantan Persija, Gustavo Franca, Menjelaskan Alasan Menerima Tawaran Arema FC

71
0

JAKARTA – Mantan gelandang serang Persija Jakarta, Gustavo Franca, akhirnya secara resmi diumumkan sebagai pemain baru Arema FC pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Franca juga mengungkapkan alasan mengapa ia bersedia menerima tawaran Singo Edan.

Gustavo Franca mengakui bahwa ia tidak ragu-ragu ketika Arema FC menawarkan kontrak kepadanya. Basis penggemar yang besar dan catatan perjalanan tim merupakan alasan mengapa pemain ini menerima tawaran dari tim tersebut.

“Aku tahu tentang penggemar Arema dan seberapa fanatik mereka. Mereka selalu ada untuk memotivasi tim. Aku sudah mengenal Aremania ketika masih bersama Persija.”

“Banyak Aremania yang datang dan itu menakjubkan. Aku sudah tahu tim ini. Aku juga mencari di internet bagaimana tim Arema dan Aremania,” kata Franca seperti dikutip dari situs resmi klub, Rabu, 21 Januari 2026.

Gustavo mengungkapkan bahwa ia sudah mengetahui bagaimana Tragedi Kanjuruhan mengguncang Aremania. Oleh karena itu, ia ingin datang untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka.

“Aku datang kesini untuk bekerja agar bisa membuat Aremania bahagia lagi dan membuat Aremania kembali ke stadion,” ujarnya.

Setelah resmi diperkenalkan sebagai bagian dari tim, Gustavo segera mencoba latihan dengan Arema FC dan mengakui bahwa ia langsung cocok dengan suasana tim karena hampir semua pemain asing berasal dari Brasil. Situasi ini menjadi sinyal positif bagi pemain tersebut untuk membangun kedekatan dengan rekan setimnya.

“Aku pikir hampir semua di sini sudah aku kenal ketika Persija bertemu Arema. Jadi, aku sedikit mengenal mereka dari sana. Dahulu aku pernah bermain melawan Gabriel (Silva) di Brasil, ia bermain untuk Flamengo dan aku di Corinthians,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa ia datang ke Arema FC untuk bekerja keras meningkatkan performa tim. Dengan banyaknya pemain yang sudah dikenalnya, ia yakin beban itu akan menjadi lebih ringan. Ia mengakui bahwa ia siap dikeluarkan kapan saja oleh Marcos Santos.

“Aku bertekad untuk membantu Arema, memberikan assist, mencetak gol, berlari untuk rekan setimku dan memberikan yang terbaik agar Arema kembali di puncak,” katanya.