Beranda Sepak Bola AS Roma Menang, Jay Idzes dkk Gagal Lagi

AS Roma Menang, Jay Idzes dkk Gagal Lagi

70
0

JAKARTA – AS Roma kembali meraih kemenangan penting setelah mengalahkan Sassuolo 2-0 dalam pertandingan Serie A Italia di Stadion Olimpico, Minggu, 11 Januari 2006 WIB. Hasil ini membuat Jay Idzes dkk gagal menghentikan tim papan atas dalam kompetisi domestik.

Sassuolo untuk kedua kalinya bertemu dengan tim elit dalam liga. Setelah kalah 3-0 dari Juventus, mereka kembali menghadapi Roma yang sedang naik daun. Akibatnya, Idzes yang bermain penuh selama 90 menit harus bekerja keras untuk menghentikan permainan ofensif Roma.

Meskipun pertahanan tim bermain sangat solid, mereka akhirnya kebobolan. Bahkan, Roma hanya membutuhkan dua menit untuk menjebol kekuatan Sassuolo, yang sangat sulit bagi penyerang Giallorossi untuk menembus.

Kekalahan kedua dalam liga jelas mengecewakan bagi pelatih Fabio Grosso. Apalagi, tim ini belum pernah menang dalam enam kali pertandingan. Lebih mengecewakan lagi, Grosso yang memimpin Italia meraih Piala Dunia 2006 mengatakan bahwa tim sebenarnya bermain sangat baik di babak pertama.

“Kami bermain sangat baik dan menciptakan sejumlah peluang yang benar-benar bisa membuat kami unggul terlebih dahulu. Tapi kami gagal memaksimalkan peluang-peluang tersebut. Kami harus lebih baik, terutama dalam penyelesaian,” kata Grosso seperti dikutip dari situs klub.

“Kami selalu kebobolan saat menghadapi tim-tim kuat. Ini tentu hasil yang mengecewakan. Kami kebobolan gol yang seharusnya tidak seharusnya terjadi,” katanya lagi.

Sementara itu, pelatih Roma Gian Piero Gasperini akhirnya berbicara kepada media setelah menolak hadir di konferensi pers setelah mengalahkan Lecce 2-0, mengatakan bahwa tim terlihat berbeda saat memulai babak kedua. Menurutnya, tim bermain dengan lebih intensitas dan kualitas.

“Kami bermain dengan lebih intens di babak kedua. Tapi lebih dari itu, kami juga menunjukkan kualitas,” kata Gasperini.

“Saya mulai melihat bagaimana mereka tampil saat latihan. Mereka bermain baik dalam pertandingan ketat dan menciptakan peluang di area lawan. Saya berterima kasih kepada para pemain yang memperlihatkan komitmen, karakter, dan kualitas mereka,” ujarnya.

Di pertandingan tersebut, Roma yang bermain di kandang benar-benar kesulitan menghadapi permainan solid Sassuolo. Bahkan tim tamu memiliki kesempatan melalui Ismael Kone yang berhasil lolos dari perangkap offside pada menit ke-17. Namun, saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Mile Svilar, tendangannya bisa digagalkan.

Selanjutnya, Armad Lauriente mencoba memanfaatkan pantulan dari Svilar. Namun tembakannya masih melebar. Sassuolo mendapat kesempatan lain melalui Alieu Fadera, namun gagal mengonversinya.

Roma sebenarnya juga bermain terbuka dan menciptakan beberapa peluang. Penyerang Evan Ferguson seharusnya bisa memberi Roma keunggulan jika tidak dihentikan oleh Idzes, yang terus bermain konsisten di jantung pertahanan sehingga gawang Sassuolo tidak kebobolan sepanjang babak pertama.

Masuk babak kedua, Roma berusaha mengambil inisiatif untuk menyerang. Namun serangan-serangan mereka selalu gagal sehingga Paulo Dybala dkk frustrasi.

Setelah banyak kegagalan, Roma akhirnya berhasil menjebol kebuntuan setelah Manu Kone mencetak gol ke gawang Neroverdi pada menit ke-76. Menerima umpan silang Matias Soule, sundulannya berhasil membawa Roma unggul 1-0.

Gol Kone segera mengembalikan rasa percaya diri dan semangat para pemain Roma. Mereka kembali bermain agresif untuk memberi tekanan pada pertahanan lawan. Hanya dua menit kemudian, giliran Soule yang memperkuat keunggulan Roma. Dia menyelesaikan assist dari Stephan El Shaarawy untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor tetap sampai akhir pertandingan. Kemenangan atas Sassuolo membuat Roma naik satu strip dan menempati peringkat ketiga setelah mengumpulkan 39 poin. Roma, yang menggusur Napoli, memiliki jumlah poin yang sama dengan AC Milan, namun mereka masih kalah dalam selisih gol.

Sementara itu, Inter Milan, yang menduduki puncak klasemen, memiliki 42 poin. Sassuolo sendiri masih berjuang di tengah-tengah tabel. Mereka menempati peringkat ke-11 dengan 23 poin. Unggul 10 poin dari Hellas Verona yang berada di zona degradasi.